Muslimah HTI Jabar tolak Hari Kasih Sayang
Selasa, 14 Februari 2012 11:20 WIB | 1558 Views
TOLAK VALENTINE Day (ANTARA/Jafkhairi)
Berita Terkait
Bandung (ANTARA News) - Sekitar 100 orang perempuan yang tergabung dalam muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) I Jawa Barat melakukan unjuk rasa, di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Nomor 22 Kota Bandung, Selasa, menolak perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day.
Ketua Muslimah HTI I Jawa Barat Siti Nafidah, menuturkan, perayaan Valentine Day merupakan gerbang menuju perbuatan seks bebas.
"Valentine Day bukan hari yang layak ditiru oleh kaum muslim karena itu bukan budaya Islam. Valentine Day itu gerbang masuk menuju seks bebas," kata Siti Nafidah disela-sela aksinya.
Pihaknya bahkan mengaku miris dengan dijual bebasnya cokelat bertema Hari Kasih Sayang yang di dalamnya disisipi oleh alat kontrasepsi, di sebuah mini market di kota Bandung.
"Betul sekali, kami merasa miris, khawatir dan cemas karena budaya seks bebas itu benar-benar sudah di depan mata. Buktinya di salah satu mini market dijual cokelat yang disisipi kondom," katanya.
Ia dan ratusan muslimah HTI I Jawa Barat mengutuk keras Valentine Day karena hal tersebut merupakan bagian dari sistem sekuler yang melahirkan gaya hidup bebas dan kebebasan seks.
Ia menambahkan, berdasarkan data dari BKKBN tahun 2010 sebanyak 47 persen remaja di Kota Bandung sudah pernah melakukan seks bebas sebelum menikah.
Menurut dia, dampak seks bebas akan menimbulkan kehamilan tidak diinginkan, aborsi, HIV.
(ANT)
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com