Ambon (ANTARA News) - Penyanyi reggae Steven Jam menunda penampilannya dalam konser bertajuk "One World, One Love", yang seharusnya digelar oleh GLAProd, di Ambon, Sabtu malam.

"Steven tidak bisa tampil Sabtu (25/2) malam ini, karena ketinggalan pesawat ke sini," kata Elen Kurmasela dari GLAProd kepada ANTARA di Ambon.

Steven Jam dijawalkan tiba di Ambon dari Jakarta, sekitar pukul 14.00 WIT, tetapi penyanyi yang dikenal sebagai vokalis grup musik Steven and Coconut Trees itu, terlambat penerbangan saat transit di Makassar.

"Steven berangkat dari Jakarta ke Makassar pukul 08.00 WIB dengan pesawat Garuda Airlines, dan tiba sekitar pukul 12.00 WIT, dan melanjutkan perjalanan ke Ambon dengan pesawat Lion Air," ujarnya.

Menurut Kurmasela, keterlambatan Steven Jam disebabkan kesalahan komunikasi dengan pihak penerbangan Lion Air, yang seharusnya menerbangkan penyanyi tersebut dari Makassar ke Ambon, sekitar pukul 12.20 WIT.

"Kami sudah mengkonfirmasi pada pihak Lion Air beberapa hari sebelumnya, dan mereka setuju terbang dari Makassar pada pukul 12.20 WIT, tapi pesawatnya berangkat 10 menit lebih cepat dari yang direncanakan sebelumnya," katanya.

Karena Steven Jam tidak dapat hadir di Ambon pada waktu yang ditentukan, pertunjukan musik "One World, One Love" yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari 2012, diundur hingga 27 Februari 2012.

"Konsernya terpaksa kami tunda hingga Senin (27/2), karena Minggu (26/2) Steven harus tampil di pentas seni di Surabaya," kata Kurmasela.

Ia mengatakan, untuk menghapus kekecewaan penggemar reggae di Ambon, akibat penundaan konser "One World, One Love", pihaknya akan menggelar konvoi bersama Steven Jam, 27 Februari nanti.

"Rencananya kami akan menggelar konvoi dari bandara Pattimura hingga hotel tempat dia menginap nanti," kata Kurmasela.

Selain penampilan Steven Jam dan sejumlah grup band lokal lainnya, konser "One World, One Love" juga akan diisi dengan peresmian Molucca Reggae Community (MoRCy) oleh Walikota Ambon Richard Louhenapessy.
(T.KR-IVA/Z002)