Surabaya (ANTARA News) - Seekor jerapah yang merupakan satu-satunya di Kebun Binatang Surabaya, Kamis, diketahui tiba-tiba ambruk di kandangnya karena sakit.

"Jerapah tersebut ambruk di kandangnya tadi pagi. Jerapah berusia 30 tahun saat ini sedang diinfus," kata Humas KBS Anthan Warsita saat dihubungi ANTARA melalui ponselnya.

Menurut dia, alasan dilakukan infus karena jerapah tersebut nafsu makannya menurun sehingga membuat jerapah tersebut tidak bisa berdiri lagi. "Sejak pagi tadi ambruk dan tidak bisa berdiri tegak lagi. Saya belum bisa pastikan sakit apa," katanya.

Ia mengatakan jerapah tersebut rentan terkena penyakit karena faktor usia. Umumnya harapan hidup jerapah antara umur 35-40 tahun. "Saya memperkirakan jerapah ini masih ada harapan hidup. Paling tidak 5 tahun lagi," ujarnya.

Adapun tindakan medis yang sudah dilakukan pihak KBS, lanjut dia, selain infus juga telah diberi vitamin untuk memancing nafsu makannnya.

Ia mengatakan koleksi jeparah di KBS saat ini tinggal satu. Jika jerapah saat ini mati, maka KBS terancam tidak memiliki jerapah. "Untuk penambahan jerapah bisa saja dilakukan nanti. Namun, kami optimistis jerapah ini bisa sehat lagi," katanya.
(A052)