Kabul (ANTARA News) - Perjanjian antara AS dan Afghanistan membuka pintu bagi kelanjutan serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di Pakistan setelah 2014, kata Duta Besar AS Ryan Crocker, Rabu.

"Tidak ada apa pun dalam perjanjian ini yang menghalangi hak pembelaan diri bagi setiap pihak dan jika terjadi serangan dari wilayah sebuah negara yang ditujukan pada kami, maka kami memiliki hak pembelaan diri yang melekat dan akan melakukannya," katanya, lapor AFP. (M014)