Kamis, 2 Oktober 2014

Warga Jakarta diminta aktif bantu Posyandu

Minggu, 3 Juni 2012 02:39 WIB | 3.735 Views
Warga Jakarta diminta aktif bantu Posyandu
ilustrasi Ketua PKK DKI Jakarta yang juga istri Gubernur DKI , Tatiek Fauzi Bowo (kanan), Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto ( 2 kanan), melayani warga yang membeli minyak goreng murah saat bazar di Kelapa Gading, Jakarta. (ANTARA/ Ujang Zaelani)
Di DKI Jakarta terdapat lebih dari 4.000 Posyandu dan belum semua memiliki timbangan yang ramah balita,
Jakarta (ANTARA News) - Warga Jakarta diminta berpartisipasi aktif membantu kegiatan Pos Pelayanan Terpadu mengingat belum semua Posyandu di wilayah DKI memiliki alat timbangan yang ramah balita.

"Di DKI Jakarta terdapat lebih dari 4.000 Posyandu dan belum semua memiliki timbangan yang ramah balita," kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Tatiek Fauzi Bowo saat menyaksikan kegiatan pengumpulan barang layak pakai warga Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu.

Barang bekas milik warga tersebut diserahkan kepada panitia program Jakarta Berbagi Kasih yang akan menjualnya dengan harga terjangkau.

Dana Hasil penjualan akan dipakai untuk membeli alat timbang balita bagi Posyandu yang membutuhkan di wilayah DKI Jakarta. "Kegiatan seperti ini niscaya akan sangat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di Posyandu," ujar Tatiek.

Ia mengatakan Posyandu dianggap sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan karena merupakan layanan yang diberikan dari, oleh, dan untuk warga dengan bantuan dari tenaga pelayanan kesehatan.

Posyandu juga melayani pemeriksaan terkait kehamilan, menyusui, Keluarga Berencana (KB), dan gizi. Peran Posyandu sangat besar dalam mendongkrak angka indikator kesehatan warga.

"Warga DKI Jakarta adalah warga yang paling berkualitas dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Selain karena lebih terdidik dan lebih sejahtera, warga DKI Jakarta juga memiliki nilai indikator kesehatan yang relatif tinggi," ujar Tatiek Fauzi Bowo.

"Peran Posyandu sangat besar dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan harapan hidup warga," tambahnya.

Salah seorang warga Kedoya, Inggrid Law mengatakan bahwa untuk membantu kegiatan Posyandu bisa dilakukan dengan cara yang mudah. "Kami tinggal mengumpulkan barang bekas yang masih layak pakai, lalu menghubungi panitia Jakarta Berbagi Kasih, meminta agar barang tersebut diambil," katanya.

Menurut Ketua Panitia Jakarta Berbagi Kasih, Wim Kristanto Liyono, kegiatan di Kedoya tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Jakarta Berbagi. Program ini bertujuan menghimpun seluruh potensi pemangku kepentingan DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas manusia dan kualitas hidup di Jakarta.

Selain di bidang peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan seperti Posyandu, Jakarta Berbagi bergerak di bidang pendidikan, lingkungan, dan budaya.
(ANT)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca