Jakarta (ANTARA News) - Calon gubernur independen DKI Jakarta, Faisal Basri, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus memberikan "saweran" guna mendukung rencana pembangunan gedung baru lembaga anti korupsi tersebut.

"Ini bukan kampanye, saya tidak datang dengan atribut dan kapasitas sebagai calon gubernur DKI, karena yang kampanye pak Biem di Kepulauan Seribu," kata Faisal yang datang ke Gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta, bersama pegiat anti korupsi Teten Masduki dan kedua anaknya, Jumat.

Faisal menyumbang Rp1 juta dari kantong pribadinya dan menyertakan Rp1 juta yang merupakan dana solidaritas pendukung Faisal-Biem.

"Sistem saweran memang sejalan dengan prinsip kami. Kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat saweran dari rakyat, maka KPK akan merasa berutang kepada rakyat, sehingga lebih bersemangat dalam berjuang demi rakyat," ujarnya.

Namun, Faisal menyadari, penyediaan biaya pembangunan gedung baru institusi anti korupsi itu merupakan tugas negara.

"Sulit bagi pihak luar untuk memberikan bantuan ke lembaga negara, karena akan masuk dalam ranah gratifikasi yang dilarang. Pejabat negara tidak boleh menerima meskipun itu demi pelayanan yang lebih baik," tuturnya.

Untuk itu, ekonom senior itu juga menyerukan agar rakyat tidak hanya meratap diri dan mengutuk kehidupan politik Indonesia yang menurutnya sudah berada di bawah titik nol.

"Tanpa tindakan konkret rakyat dan warga, partai politik akan terus menjadi masalah dalam kehidupan kita. Dukungan seperti ini adalah simbol perlawanan terhadap sistem legislasi yang penuh dengan kebusukan transaksi politik, korup dan kebuntuan akal sehat," tegasnya.

KPK kini tengah menjadi pusat perhatian karena usulan membangun gedung lebih besar guna menampung karyawannya yang jumlahnya sudah cukup banyak, tidak disetujui oleh DPR RI.

Berbagai dukungan pun mengalir karena pimpinan KPK kemudian mewacanakan rencana meminta bantuan kepada masyarakat untuk membiayai pembangunan gedung baru KPK, jika DPR RI tidak kunjung merealisasikan janjinya menyetujui anggaran pembangunan gedung baru.

Pasangan calon Faisal-Biem sendiri dijadwalkan berkampanye di wilayah Kepulauan Seribu pada Jumat.

Namun hanya calon wakil gubernur (Cawagub) Biem Benyamin yang menggelar sosialisasi dan menggalang dukungan ke salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu.
(T.P012/M036)