Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013, dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat akan melampaui Rp500 triliun.

"Kita terus mengalirkan dana desentralisasi, Insya Allah akan melampaui Rp500 triliun pada 2013 mendatang. Saya mengajak ini kita kawal, jangan sampai ada penyelewengan," kata Presiden saat memberikan sambutan dalam buka puasa jajaran Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kediaman Ketua DPD, Irman Gusman, di Jakarta, Senin.

Presiden mengemukakan, aliran dana ke daerah tersebut sebagai salah satu wujud asas desentralisasi dan otonomi daerah yang dianut oleh Indonesia.

Kepala Negara menyatakan, desentralisasi dan otonomi daerah merupakan koreksi atas pembangunan sentralistik yang telah gagal memberikan keadilan dan pemerataan.

Untuk itu, Presiden menyatakan, desentralisasi dan otonomi daerah harus diteruskan dan tidak bisa dibalik, meskipun banyak tantangan dan hambatan yang terjadi mengingat usia desentralisasi dan otonomi daerah yang masih muda dan belum matang.

"Bahwa desentralisai dan otonomi daerah pilihan kita, koreksi pada masa lalu ketika pembangunan yang terlalu sentralistik. Jangan kita goyah, jangan berbalik arah, desentralisai dan otonomi daerah yang benar akan lebih membawa keadilan dan pemerataan," kata Presiden.

Irman Gusman saat memberikan sambutan acara buka puasa tersebut mengatakan, proses transformasi bangsa Indonesia belum usai, masih banyak tantangan dan hambatan yang terjadi, untuk itu dibutuhkan kerja keras seluruh pemangku kepentingan.

Presiden dalam acara itu didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, dan hadir pula Wakil Presiden, Boediono, bersama Ibu Herawati Boediono,  serta Presiden RI periode 1998-1999, BJ Habibie. Selain itu, para menteri dan para pejabat lain, serta tokoh masyarakat tampak hadir.
(T.M041)