Damaskus (ANTARA News) - Tentara Suriah terlibat pertempuran "penting sekali dan heroik", kata Presiden Bashar al-Assad pada Rabu dalam pidato disiarkan media resmi SANA pada ulang tahun ke-67 angkatan darat.

"Tentara terlibat dalam pertempuran paling penting dan heroik, tempat nasib negara dan rakyatnya tergatung. Musuh berada di antara kita sekarang, menggunakan agen untuk mnghancurkan negara, keamanan dan rakyatnya serta terus menguras sumber ekonomi dan sains," katanya.

"Mereka (musuh) ingin membuang rakyat dari keputusan nasional mereka... tetapi mereka heran melihat rakyat yang bangga ini, yang melawan rencana-rencana merek dan mengalahkan mereka," kata Bashar.

"Orang-orang anda dari negara, anda telah berdemonstrasi, dalam menghadapi perang yang dilakukan terhadap negara kita dengan geng-geng teroris, bahwa anda memiliki keinginan kuat dan kesadaran yang kuat."

"Militer kita tetap menjadi tulang punggung ibu pertiwi," kata Bashar.

Damaskus tidak mengakui pemberontakan rakyat yang meletus Maret 2011, menyebut para aktivis opisisi dan pemberontak Tentara Pembebasan Suriah (FSA) sebagai "kelompok-kelompok terois bersenjata" yang dibiayai oleh negara-negara asing untuk menimbulkan kekacauan.

Pidato Bashar diucapkan saat bentrokan senjata meningkat di sejumlah daerah termasuk Aleppo, di mana FSA Selasa mengumumkan mereka merebut tiga kantor polisi di tengah ibu kota bisnis Aleppo, yang tentara gempur Sabtu untuk merebut daerah-daerah yang dikuasai pemberontak yang mungkin akan berlangsung selama "beberapa pekan."

(H-RN)