Jakarta (ANTARA News) - Produsen perangkat elektronika Apple memperingatkan para pengguna iPhone untuk lebih berhati-hati saat mengirim pesan singkat (sms) melalui ponsel pintar itu.

Peringatan Apple itu menanggapi temuan cacat keamanan pada layanan pesan singkat iPhone oleh peretas iOS yang menyebut dirinya "Pod2g".

"Apple memperhatikan persoalan kemanan sangat serius," kata jurubicara anonim Apple seperti dikutip The Verge.

Juru bicara itu mengatakan layanan iMessage adalah alternatif lebih aman dibandingkan dengan pesan singkat. "(Di iMessage) alamat (penerima) terverifikasi sehingga mencegah serangan lelucon seperti itu," kata jurubicara tersebut.

Sebelumnya, "Pod2g" menyebut kerentanan layanan pesan singkat iPhone yaitu pada perubahan ruang "balas ke" yang terletak di atas pesan singkat.

Pada aplikasi perpesanan iOS, pengguna melihat nomor tertentu di ruang "balas-ke" sebagai pesan asli, bahkan ketika pesan singkat itu datang dari sumber yang berbeda.

The Verge mencatat perubahan ruang "balas ke" itu tergantung penerapan layanan pesan singkat pada perangkat, apakah pengirim asli atau informasi balas-ke ditunjukkan atau tidak. 
(I026)