Sabtu, 1 November 2014

Lagi, penembakan di pos polisi Plasa Singosaren

| 5.396 Views
id penembakan pos polisi, plasa singosaren, swalayan matahari singosaren, brimob, tni
Yang membonceng turun dari sepeda motor, lalu terdengar suara letusan, saya kira petasan, ternyata Pak Data terkena tembakan, pelaku lalu berlari ke arah sepeda motor dan membonceng, lalu lari ke arah barat."
Solo (ANTARA News) - Ratusan masyarakat berkerumun di sekitar lokasi penembakan terhadap Pos Polisi Plasa Singosaren atau dekat Swalayan Matahari Singosaren Kota Solo, oleh orang tak dikenal pada Kamis sekitar pukul 20.45 WIB.

Mereka terlihat ingin menyaksikan lokasi tersebut, sedangkan petugas kepolisian setempat telah memasang garis polisi di tempat kejadian.

Tim CSI Polresta Surakarta hingga sekitar pukul 22.30 WIB masih melakukan olah kejadian perkara, termasuk terlihat mencari proyektil di sekitar lokasi tersebut.

Aparat Brimob dan TNI juga tiba di sekitar pos polisi itu untuk mengamankan warga agar tidak mendekat lokasi penembakan tersebut

Hingga sekitar pukul 23.00 WIB, belum diperoleh keterangan dari sumber resmi tentang nasib seorang anggota kepolisian setempat yang menjadi korban penembakan oleh pelaku yang berjumlah dua orang. Pelaku kabur berboncengan sepeda motor Suzuki Smash ke arah Jalan Rajiman Kota Solo, setelah beraksi.

Keterangan yang diperoleh, anggota polisi yang menjadi korban penembakan itu bernama Bripka Dwi Data Subekti (Bukan Aipda Widata, red.). Dia sedang berada di dalam pos tersebut saat kejadian, sedangkan seorang petugas lainnya di sekitar pos setempat. Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Kota Solo.

Pintu RS tersebut ditutup dan dijaga petugas kepolisian, sedangkan wartawan tidak bisa masuk. Petugas RS setempat juga belum bersedia memberikan informasi terkait kondisi korban.

Seorang saksi yang juga penjual mi ayam di depan sekitar pos polisi setempat, Jimin, mengatakan, korban terkena tembakan di bagian dada.

Seorang pelaku yang juga pembonceng sepeda motor, katanya, turun dari kendaraan itu dan kemudian menembakkan senjata ke arah pos polisi.

"Yang membonceng turun dari sepeda motor, lalu terdengar suara letusan, saya kira petasan, ternyata Pak Data terkena tembakan, pelaku lalu berlari ke arah sepeda motor dan membonceng, lalu lari ke arah barat," katanya.

Ketika itu, katanya, ada warga yang berusaha mengejar pelaku, namun pelaku menembakkan senjata ke arah atas sehingga warga itu urung mengejar.

Seorang saksi lainnya yang juga tukang parkir di Swalayan Matahari Singosaren, Iwan, juga menyebutkan bahwa seorang pelaku yang juga pemboceng sepeda motor turun dari kendaraan itu sebelum menembakkan senjata ke arah pos polisi.

Seorang pelaku lainnya, katanya, tetap berada di sepeda motor dengan mengarahkan kendaraan itu ke barat.

"Pelaku lalu memboceng lagi, dan kemudian `ngebut` ke arah barat," katanya.  (B018/M029)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga