Kamis, 23 Oktober 2014

Tradisi arisan beli hewan kurban dipertahankan

| 2.030 Views
id sapi kurban, tradisi kurban
... kewajiban setiap orang membayar iuran Rp1,2 juta untuk sumbangan membeli sapi, dibayar saat kurban...
Mukomuko, Bengkulu (ANTARA News) - Tradisi membeli hewan kurban secara arisan tetap dipertahankan di Kelurahan Bandarratu, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, juga pada Idul Adha 1433 Hijriah ini.

"Kami mulai memakai sistem arisan untuk membeli sapi potong sejak 1993 hingga sekarang," kata Ketua Pengurus Mushola Al Furgon, Kelurahan Bandarratu, Busral, di Mukomuko, Jumat.

Setiap tahun sapi potong yang terkumpul untuk dikurbankan dari hasil arisan warga setempat, bervariasi 10 hingga 14 sapi.

Ia mengatakan, pada 2012 sebanyak 49 orang warga setempat yang ikut berkurban sistem arisan ini, dan setiap orang mengumpulkan dana sebesar Rp1,2 juta, dengan jumlah sapi yang terbeli sebanyak tujuh sapi.

Namun, kata dia, sebesar Rp1,2 juta uang yang dikumpulkan setiap orang itu bukan sekaligus saat Idul Adha 1433 Hijriah, tetapi selama satu tahun dengan rincian setiap orang ada yang membayar arisan Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan.

"Kekurangan uang setelah ditotalkan kewajiban setiap orang membayar iuran Rp1,2 juta untuk sumbangan membeli sapi, dibayar saat kurban," ujarnya.

Ia menyebutkan, aktivitas kelompoknya yang mengumpulkan dan menabung sedikit uangnya setiap bulan untuk membeli hewan lalu dipotong di Mushola Al-Furgon itu, telah berjalan sejak 1993 hingga sekarang.

Lebih lanjut, ia menambahkan, daging sebanyak tujuh ekor sapi yang dikurbankan tahun ini akan dibagikan secara merata kepada warga masyarakat terutama warga miskin dekat lokasi mushola Al Furgon.

"Kami sudah membagikan sebanyak 700 lembar kupon ditukarkan dengan daging pada lebaran Idul Adha," ujarnya lagi.

(KR-FTO/T013)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga