Kamis, 23 Oktober 2014

Tokoh-tokoh dalam skandal seks militer AS

| 2.426 Views
id direktur cia, david petraeus, cia, intelejen amerika serikat, fbi, skandal seks cia
Tokoh-tokoh dalam skandal seks militer AS
Jenderal David Petraeus berjabat tangan dengan penulis Paula Broadwell dalam foto handout ISAF diberikan resmi pada 13 Juli 2011. (REUTERS/ISAF/Handout)
...saya menunjukkan tindakan yang tidak baik dengan melakukan perselingkuhan
Washington (ANTARA News) - Skandal seks yang menjadi malapetaka bagi Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), David Petraeus, menjerat jenderal terkemuka lain AS dan menjadi kasus yang semakin kompleks karena bergaung di sekitar lingkup kekuasaan di Washington.

Di bawah ini adalah tokoh-tokoh utama dalam kasus tersebut dan jaring-jaring terbelit yang menghubungkan mereka, seperti yang dikutip dari AFP.

Jenderal David Petraeus

Yang membuat skandal itu sedemikian meledak adalah karena adanya sosok sangat penting, yaitu David Petraeus, seorang jenderal AS paling dikenal di generasinya.

Petraeus, yang dipuji karena peranannya pada perang Irak tahun 2007, menjadi komandan pasukan AS di Afghanistan tahun 2010 dan bahkan ada pembicaraan soal kemungkinan untuk dirinya menjadi presiden sebelum akhirnya ia diangkat sebagai direktur CIA pada September 2001.

Karier militer dan intelijennya yang cemerlang tiba-tiba hancur pada Jumat (9/11), setelah Presiden Barack Obama menerima pengunduran dirinya karena masalah perselingkuhan dengan penulis buku biografinya, Paula Broadwell.

Jenderal berumur 60 tahun, ayah dari dua anak itu, menyampaikan permohonan maaf kepada para staf CIA.

"Setelah menjalani pernikahan selama lebih dari 37 tahun, saya menunjukkan tindakan yang tidak baik dengan melakukan perselingkuhan," katanya.

"Tindakan ini tidak bisa diterima, baik sebagai seorang suami maupun sebagai pemimpin organisasi kita ini."

Paula Broadwell

Perempuan utama dalam drama perselingkuhan ini adalah Paula Broadwell, mantan anggota Angkatan Darat berumur 40 tahun.

Ahli di bidang anti-terorisme itu tinggal di Charlotte, North Carolina, bersama suaminya yang ahli radiologi dan kedua putera kecil mereka.

Petraeus pertama kali bertemu Broadwell ketika ia menjadi pembicara di Universitas Harvard tahun 2006.

Pada saat itu ia memberikan kartu namanya kepada Broadwell dan menawarkan bantuan ketika Broadwell menceritakan kepadanya tentang ketertarikannya untuk mengadakan penelitian.

Dua tahun kemudian, Broadwell, yang menulis topik disertasi berupa studi kasus tentang kepemimpinan Petraeus, diundang sang jenderal untuk lari di sepanjang Sungai Potomac di Washington.

Pelari triathlon itu kemudian mengatakan di situlah Broadwell "melakukan kesepakatan" dengannya.

Pada tahun 2010 dan 2011, Broadwell melakukan tiga kali kunjungan ke Afghanistan, mendapatkan akses penuh kepada Petraeus dan komandonya untuk penulisan buku biografi berjudul "All In: The Education of General David Petraeus."

Petraeus mengatakan kepada teman-temannya bahwa perselingkuhan mereka dimulai pada November 2011, dua bulan setelah ia diangkat sebagai direktur CIA.

Ia mengatakan dirinya mengakhiri perselingkuhan itu sekitar empat bulan lalu.

Jill Kelley

Perselingkuhan mungkin tidak pernah akan terungkap kalau bukan karena Jill Kelley dan kecemburuan yang ditunjukkan Broadwell padanya.

Kelley, yang menikah dengan seorang dokter ahli bedah kanker di tampa, Florida, merupakan sukarelawan tenaga "penghubung sosial" untuk acara-acara di dekat Pangkalan Udara MacDill, yang merupakan markas Komando Pusat AS (CENTCOM).

Kelley (37 tahun) dan suaminya, Scott, serta tiga anak mereka tinggal di rumah besar di dekat pangkalan, yang menjadi tempat pesta bagi para jenderal dan politisi.

Petraeus merupakan kepala CENTCOM dari Oktober 2008 hingga musim panas 2010 dan kemudian berteman dengan keluarga Kelley.

Pada bulan Mei tahun ini, Jill Kelley mengatakan kepada seorang agen lokal FBI di Tampa, yang juga adalah temannya, bahwa ia menerima surat-surat elektronik bernada ancaman dari orang yang tidak diketahui identitasnya yang memperingatkannya untuk menjauhi Petraeus.

Teman-teman Petraeus maupun Kelley membantah adanya hubungan seksual di antara keduanya.

Peranan 'Agen Telanjang Dada'

Seorang agen FBI yang pertama kali ditemui Kelley memainkan peranan kunci dalam bagaimana berbagai hal terungkap dan tindakan-tindakannya bukan tak mungkin telah memaksa Petraeus untuk mengundurkan diri.

Agen yang bersangkutan ini sedang melakukan pekerjaan sambilan ketika divisi kejahatan dunia maya FBI mengindentifikasi Broadwell sebagai si pengirim surat-surat elektronik bernada ancaman kepada Kelley.

Kelley dilaporkan mengatakan kepada para penyelidik bahwa ia tidak mengenal Broadwell.

Surat kabar The Wall Street Journal melaporkan bahwa sang agen dipindahkan dari tugas menangani kasus tersebut karena para atasannya khawatir ia akan "terobsesi dengan kasus ini, dan melarangnya untuk ambil bagian apapun dalam penyelidikan."

Si agen rupanya tambah khawatir bahwa FBI mencoba menutup-nutupi kasus tersebut dan menyampaikan kekhawatirannya pada akhir Oktober kepada seorang anggota kongres asal negara bagian Washington, David Reichert dari Partai Republik.

Reichert meneruskan informasi tersebut kepada pemimpin mayoritas Republiken di DPR, Eric Cantor, yang mengontak kepala FBI Robert Mueller pada 31 Oktober.

Washington Post melaporkan bahwa Petraeus awalnya mencoba berkelit dari badai perselingkuhan.

Petraeus mungkin akhirnya berubah pikiran ketika ia sadar bahwa beberapa orang lainnya di Kongres, termasuk Eric Cantor --yang merupakan lawan sengit Obama-- tahu tentang kasus tersebut.

Delapan hari setelah terjadinya pembicaraan antara kubu Cantor dan kubu Mueller serta setelah pemilihan presiden berakhir, Petraeus menyerahkan pengunduran dirinya kepada Obama.

Agen FBI itu hanya disebut sebagai "Agen Telanjang Dada" setelah diketahui bahwa ia sendiri telah mengirimkan foto-fotonya dengan pose bertelanjang dada kepada Kelley, lama sebelum penyelidikan surat elektronik dimulai.


Jenderal John Allen

Sosok terbaru yang masuk pada lingkaran drama ini adalah Jenderal John Allen, yang menggantikan Petraeus sebagain komandan AS di Afghanistan dan merupakan kepala CENTCOM dari Juli 2008 hingga Juni 2011.

Allen sedang diselidiki atas "kegiatan komunikasi yang tidak wajar" dengan Kelley dan FBI sedang mempelajari 20.000 dari 30.000 halaman dokumen, yang banyak berisi surat elektronik antara keduanya.

Obama telah menangguhkan pencalonan pencalonan Allen sebagai komandan tertinggi NATO sampai kasus ini selesai, namun juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan, Selasa, Presiden Obama "percaya" terhadap Allen.

Allen (58 tahun), yang juga berstatus menikah, telah membantah berselingkuh dengan Kelley.

Washington Post melaporkan bahwa Allen menerima setidaknya satu surat elektronik tanpa identifikasi yang kembali mengarah kepada Broadwell.

New York Daily Post mengungkapkan bahwa Allen dan Petraeus berusaha membantu saudara kembar Kelley, Natalie, memenangi perebutan hak asuh.

(T008/C003)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga