Rabu, 20 Agustus 2014

Bupati ajak warga kreatif kelola lahan tidur

Rabu, 20 Juni 2012 01:51 WIB | 1.697 Views
Muntok, Bangka Barat (ANTARA News) - Bupati Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, Zuhri M Syazali, mengajak warga di daerah itu lebih kreatif mengelola lahan tidur sebagai upaya meningkatkan perekonomian.

"Potensi sumber daya alam Bangka Barat masih banyak yang belum tergarap, terutama perkebunan dan pertanian, masyarakat seharusnya bisa memanfaatkan lahan-lahan tidur tersebut untuk ditanami tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi," kata dia di Muntok, Selasa.

Ia mengatakan, perlu kerja keras dan kebersamaan untuk mewujudkan hal tersebut, namun bukan hal yang tidak mungkin dengan semangat kebersamaan dan gotong royong berbagai pihak, ke depan kesejahteraan warga akan semakin meningkat.

Menurut dia, hutan luas yang hanya ditumbuhi ilalang dan semak belukar merupakan potensi yang luar biasa untuk dijadikan lahan perkebunan sesuai potensi daerah masing-masing.

"Kami minta setiap kepala desa untuk menginventarisasi lahan yang ada di desa masing-masing dan jika ada yang bisa dimanfaatkan segera ajukan ke Pemkab agar dapat dikelola sesuai fungsi dan peruntukkannya serta sejalan dengan keinginan warga desa tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, potensi perkebunan sawit, karet dan pertanian perlu dikembangkan lebih optimal untuk memacu perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan tidak ungkin jika animo warga mengembangkan perkebunan akan semakin banyak investor yang beminat membuka usahanya di daerah itu.

"Dengan banyak investor hadir di Bangka Barat, tentu akan berdampak terbukanya banyak lapangan pekerjaan untuk mayarakat," ujarnya.

Zuhri menambahkan, untuk program revitalisasi dan plasma merupakan tanggung jawab setiap perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan di daerah itu, namun selain itu masih ada peluang usaha yang dapat dikembangkan karena Bangka Barat masih memiliki kawasan hutan produksi yang luas.

"Sebagian besar hutan tersebut belum memiliki nilai ekonomis, kami ingin mewujudkan hutan produksi yang benar-benar produktif, misalnya dengan ditanami pohon karet," kata dia.

Menurut dia, penanaman pohon karet selain menciptakan kawasan hijau dan mengembalikan hutan sesuai fungsinya juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga di sekitarnya yang dapat menikmati hasil getah karet tersebut.

"Pemikiran seperti ini yang perlu dikembangkan, selain karet masih banyak lagi yang bisa ditanam di kawasan tersebut dengan tanaman produktif lainnya tanpa mengganggu ekosistem didalamnya," katanya.

Khusus untuk karet, kata dia, pemkab masih mengharapkan ada investor yang berminat mengembangkan tanaman perkebunan karet di daerah itu karena sampai saat ini belum ada penanaman modal di bidang tersebut.

"Untuk sawit sudah banyak perusahaan yang mengembangkan dan berhasil, namun untuk tanaman karet kami masih mencari investor yang mau ikut ambil bagian dalam upaya menyukseskan program pembangunan Bangka Barat," ujarnya.

(KR-DSD/M026)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga