Kamis, 30 Oktober 2014

Nadal: ini bukan tragedi

| 2.683 Views
id Rafael Nadal, Novak Djokovic, Nadal pecahkan rekor, Grand Slam, Prancis Terbuka, Nadal, Djokovic, nadal ditaklukan Rosol, Nadal tersingkir, nadal ters
Nadal: ini bukan tragedi
Petenis Spanyol Rafael Nadal tersingkir di putaran kedua Wimbledon 2012 setelah dikalahkan petenis Ceko peringkat 100 dunia 7-6 (9/11), 4-6, 4-6, 6-2, 4-6.(FOTO REUTERS/Toby Melville).
Pastinya, saya memang ingin menang, tetapi akhirnya saya kalah. Ini bukan tragedi
Jakarta (ANTARA News) - Petenis unggulan kedua Rafael Nadal membuat kejutan besar pada putaran kedua Wimbledon 2012, ketika ia menelan kekalahan terburuk pada Grand Slam setelah tujuh tahun saat disingkirkan petenis non unggulan asal Ceko, Lukas Rosol, Jumat dini hari.

Nadal mengulang sejarah kekalahannya pada kejuaraan Wimbledon 2005 saat dikalahkan di babak yang sama oleh petenis asal Luksemburg, Gilles Muller. Namun, petenis asal Spanyol itu mengatakan bahwa itu bukan tragedi.

"Saya bermain total menghadapinya. Ini bukan tragedi. Ini hanya pertandingan tenis, memang seperti ini," kata Nadal, yang telah mencicipi lima kali final Grand Slam berturut-turut, seperti yang dilansir dari AFP.

"Pada akhirnya, begitulah hidup. Masih banyak hal lain yang lebih penting. Pastinya, saya memang ingin menang, tetapi akhirnya saya kalah. Ini bukan tragedi," tambahnya.

Rosol, petenis peringkat 100 dunia, menaklukan Nadal, peringkat dua dunia, dalam pertandingan lima set 7-6 (9/11), 4-6, 4-6, 6-2, 4-6.

Nadal merebut set pertama dengan susah payah dan harus tunduk di set kedua dan ketiga. Ia kembali bangkit pada set keempat dan menang 6-2. Namun, di set penentuan ia harus mengakui keunggulan Rosol yang menaklukannya dengan skor 6-4.

Nadal, sang raja lapangan tanah liat yang baru mencetak rekor tujuh gelar di Grand Slam Prancis Terbuka itu, kini mengaku akan fokus mempersiapkan dirinya di Olimpiade London 2012 bulan depan.

"Secara mental, saya baik-baik saja. Namun secara fisik, saya butuh istirahat. Saya telah bertanding enam bulan berturut-turut, bermain dalam setiap turnamen yang memungkinkan saya untuk bertanding. Saya butuh berhenti sejenak," kata petenis berusia 26 tahun itu.

Sementara itu Rosol, yang belum pernah mencapai peringkat lebih tinggi dari 65 dunia itu mengaku tak percaya dengan kemenangan yang baru saja diraihnya atas petenis peringkat dua dunia itu.

"Saya tidak tahu mau bilang apa. Saya bukan hanya tidak percaya, tetapi ini adalah keajaiban bagi saya!" ujar Rosol seperti dikutip dari akun twitter resmi turnamen Wimbledon.

"Ini pertama kalinya dalam hidup dimana kamu bisa bermain seperti ini menghadapi Rafael Nadal di lapangan utama dan kamu menang," katanya.

Ia menambahkan, "Kadang saya bangkit dan bisa mengalahkan siapapun. Namun saya sadar bisa saja suatu hari, saya dikalahkan oleh pemain peringkat 500 dunia. Saya harus bisa melanjutkan di level yang sama."

(M047)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga