Sabtu, 1 November 2014

Bom tewaskan anak 10 tahun di Nigeria utara

| 3.146 Views
id boko haram, nigeria utara, bom di nigeria utara
Bom tewaskan anak 10 tahun di Nigeria utara
Ilustrasi ledakan di Nigeria. (FOTO ANTARA/REUTERS/Afolabi Sotunde)
Kano, Nigeria (ANTARA News) - Bom meledak di Nigeria utara yang bergolak menewaskan bocah 10 tahun dan melukai 10 lainnya pada Minggu, kata polisi, di satu daerah yang berulang kali ditargetkan oleh kelompok Islam radikal.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 18.30 waktu setempat di daerah Tundunwadan Dan-iya, kota Bauchi, satu lingkungan yang dikenal dengan bar dan tempat-tempat hiburan lainnya.

Kelompok Boko Haram Nigeria, yang bertanggung jawab atas sejumlah serangan mematikan di utara, sebelumnya telah menyerbu tempat-tempat hibuan termasuk yang melayani minuman beralkohol, meskipun tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas ledakan pada Minggu.

"Ada ledakan berasal perangkat peledak rakitan yang disembunyikan di gerobak dorong, menewaskan seorang bocah sepuluh tahun dan melukai sepuluh orang lainnya," kata Mohammed Ladan, komisaris polisi negara bagian Bauchi, di mana kota Bauchi adalah ibu kotanya.

"Gerobak tersebut ditinggalkan oleh seorang pria yang menyamar sebagai pedagang kelontong di satu taman bir di daerah tersebut. Tidak ada penangkapan yang dilakukan dan masih tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas ledakan itu," tambahnya, seperti yang dilaporkan AFP.

Kelompok-kelompok garis keras mengklaim ledakan bunuh diri di satu gereja di kota Bauchi pada 3 Juni, yang menewaskan sedikitnya 15 orang.

Kelompok ini juga melakukan serangan berani penjara di negara bagian itu pada tahun 2010, yang diduga membebaskan puluhan anggotanya.

Boko Haram mengatakan pihaknya ingin membentuk negara Islam di Nigeria utara yang mayoritas Muslim, meskipun tuntutannya telah berkembang secara luas pada saat pemberontakan semakin intensif dalam beberapa bulan terakhir.

Amerika Serikat bulan lalu menunjuk tiga pemimpin yang dianggap sebagai teroris global dan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan telah menghadapi kecaman yang meningkat atas apa yang beberapa orang katakan dia gagal untuk menghentikan kekerasan.

Kelompok radikal, bertanggung jawab untuk lebih dari 1.000 kematian sejak pertengahan 2009, juga secara konsisten melakukan serangan pada hari Minggu, meskipun biasanya menargetkan orang-orang Kristen di gereja.

Boko Haram juga telah menyerang badan-badan keamanan dan simbol-simbol lain dari otoritas di negara Afrika yang paling padat penduduknya itu.

(H-AK)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga