Kamis, 28 Agustus 2014

Peserta MasterChef ditantang berinovasi dengan bebek

Minggu, 29 Juli 2012 20:11 WIB | 4.823 Views
Peserta MasterChef ditantang berinovasi dengan bebek
Memasak daging bebek bukan tantangan mudah bagi peserta kompetisi masak MasterChef karena daging bebek punya tekstur yang liat dan aromanya cenderung amis.(www.umami.typepad.com)
Jakarta (ANTARA News) - Peserta kompetisi masak MasterChef Indonesia 2 harus menghadapi tantangan membuat inovasi masakan dengan bahan dasar daging bebek dalam waktu 60 menit.

Faisal atau Esach (21) memilih bahan utama untuk invention test tersebut setelah berhasil memenangkan tantangan memasak daging domba dengan masakan lambchop with concasse buatannya pada pada pertunjukan yang disiarkan stasiun televisi penyelenggara Minggu malam.

Ke-17 peserta yang masih ada dalam kompetisi berusaha membuat juri terkesan dengan kreasi masakan baru mereka. 

Masakan yang disajikan sangat beragam dan diantaranya ada wonton bebek, tumis bebek dalam ubi panggang, tortilla salad isi daging bebek dan nanas, telur isi bebek, lumpia, sup bebek, pizza bebek suwir cabai hijau serta bola-bola nasi isi daging bebek dengan saus.

Esach, yang memilih bahan utama dan mendapat asistensi dari juri yang terdiri atas chef Juna Rorimpandey, Rinrin Marinka dan Degan Septoadji, tidak berhasil membuat para juri terkesan dengan masakan yang dia namai duck in tortia.

"Namanya saja sudah salah, seharusnya kamu bisa lebih baik dari ini," kata chef Juna. 
.
Para juri lebih terkesan pada masakan bola-bola nasi isi daging bebek buatan Desi (40) yang dinamai spicy blackpepper duck and shitake arangini. Menurut penilaian juri masakan Desi cukup kreatif, rasa serta penampilannya juga bagus.

"Ini tantangan invention test kedua yang saya menangi," kata perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai manajer sebuah hotel di Bangka itu sumringah.


Satu lagi mundur

Dalam invention test kali ini, ada tiga peserta yang masakannya dianggap kurang baik dalam hal rasa maupun penampilan. Ketiganya harus menghadapi pressure test dan yang gagal harus pulang.

Para juri menantang mereka membuat masakan dengan bahan dasar rebung selama 60 menit. Semua berhasil menyelesaikan tantangan tepat waktu.

Seharusnya juri akan memilih satu peserta yang performanya paling buruk untuk melepaskan apron MasterChef dan meninggalkan kompetisi.

Tapi sebelum juri memilih, salah satu peserta pressure test, Adelina (37), menyatakan memilih mengundurkan diri dari kompetisi.

"Saya senang berada di sini, tapi saya akan lebih bahagia kalau bisa berada di sisi anak saya Raihan. Karena itu saya memutuskan untuk mengundurkan diri," kata pegawai negeri sipil asal Bandung itu.

Adel, yang sebelumnya selalu bisa menghadapi tantangan memasak dengan baik, berpamitan dengan ketiga juri. 

Sebelum meninggalkan kompetisi dia menyempatkan diri meminta ketiga juri membubuhkan tanda tangan pada kaos putranya. "Ini untuk Raihan, dia pesan ini," kata Adel, yang meninggalkan kompetisi dengan tersenyum.

(*)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga