Washington (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Minggu (5/8), sangat berduka atas penembakan tragis di satu kuil Sikh di Oak Creek, Wisconsin, yang menewaskan tujuh orang dan melukai tiga orang lagi.

"Perasaan kami bersama keluarga dan teman mereka yang tewas dan cedera," kata Obama di dalam satu pernyataan yang disiarkan Gedung Putih. Dia tambahkan, pemerintahannya akan memberi dukungan apapun yang diperlukan.

Tragedi itu terjadi hanya satu bulan setelah penembakan massal yang mengejutkan di satu gedung bioskop di Colorado yang menewaskan 12 orang dan melukai hampir 60 orang lagi. Penembakan membabi-buta 20 Juli tersebut diduga adalah yang terburuk dalam sejarah AS.

Obama diberitahu penembakan Wisconsin itu lewat tengah hari waktu setempat oleh Penasehat Keamanan Dalam Negerinya, John Brennan. Obama tersebut juga terus menerima keterangan lanjutan mengenai kejadian itu, kata beberapa pejabat Gedung Putih, demikian laporan Xinhua, Senin pagi.

Empat orang ditemukan tewas di dalam kuil, dan tiga orang lagi tewas di luar, termasuk pria bersenjata yang menderita luka parah oleh tembakan seorang personel polisi dalam baku-tembak, kata polisi.

Tiga orang yang cedera termasuk seorang personel polisi berada dalam kondisi kritis di satu rumah sakit setempat.

(C003)