Selasa, 29 Juli 2014

Negara Asia masuk daftar ekonomi terkaya pada 2050

Kamis, 16 Agustus 2012 03:37 WIB | 6.783 Views
Singapura (ANTARA News) - Singapura, Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan diproyeksikan akan menjadi perekonomian terkaya di dunia secara per kapita pada 2050, karena pertumbuhan kawasan yang cepat meningkatkan penciptaan kekayaan, sebuah studi menunjukkan.

Survei oleh raksasa properti Knight Frank dan Citi Private Bank, dilaporkan media di Singapura, Rabu, juga menunjukkan multi-jutawan di Asia akan terus melebihi jumlah orang kaya di Amerika Utara dan Eropa Barat pada 2050.

Singapura menduduki puncak daftar pada 2010 dan diharapkan untuk menjaga posisi teratasnya pada 2050, ketika produk domestik bruto (PDB) per kapita negara kota itu akan mencapai 137.710 dolar AS.

Ini akan diikuti oleh Hong Kong (116.639 dolar AS), Taiwan (114,093 dolar AS) dan Korea Selatan (107.752 dolar AS) dengan Amerika Serikat datang di tempat kelima, jatuh dari posisi ketiga terjadi pada 2010.

PDB per kapita Singapura pada 2010 mencapai 56.532 dolar AS, sedangkan Hong Kong (45,301 dolar AS) -- satu ekonomi Asia lainnya di 10 teratas pada tahun itu -- berada di tempat keempat.

Taiwan dan Korea Selatan bahkan tidak masuk dalam 10 besar pada 2010.

"Sementara pertumbuhan PDB yang cepat tidak secara otomatis menjamin peningkatan tajam dalam kekayaan bersih individu,pertumbuhan ekonomi yang cepat memberikan kesempatan penting untuk penciptaan kekayaan skala besar," tulis Grainne Gilmore, kepala riset residential Inggris di Knight Frank, dalam studi.

Gilmore mengatakan, sekarang ada sekitar 18.000 "centa-millionaires" -- mereka dengan aset 100 juta dolar AS atau lebih -- di wilayah yang mencakup Asia Tenggara, China dan Jepang, lebih dari 17.000 di Amerika Utara dan 14.000 di Eropa Barat.

Pada 2016, Asia Tenggara, China dan Jepang diharapkan memiliki 26.000 centa-jutawan, dibandingkan dengan 21.000 di Amerika Utara dan 15.000 di Eropa Barat, ia menulis, mengutip data dari Ledbury Research.

Pada basis negara, Amerika Serikat akan memimpin pada 2016 dengan 17.100 centa-jutawan tetapi China diperkirakan meningkat dua kali lipat jumlahnya menjadi 14.000.

"Deca-jutawan -- mereka dengan aset 10 juta dolar AS atau lebih -- sudah melebihi jumlah orang di Eropa dan diperkirakan akan menyalip mereka di Amerika Serikat pada dekade mendatang," katanya kepada AFP.

(A026/B012)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga