Jumat, 31 Oktober 2014

Saat belasan perempuan telanjang dada di New York...

| 6.612 Views
id telanjang dada, new york, kesetaraan perempuan,
New York (ANTARA News) - Sekitar dua lusin perempuan melakukan aksi protes dengan bertelanjang dada di taman kota New York. Aksi itu mereka lakukan dalam rangkaian  "Hari Bertelanjang Dada" untuk menuntut persamaan hak telanjang dada antara lelaki dan perempuan.

Di taman itu ada juga sebagian lelaki yang bertelanjang dada, namun tiada orang yang mempedulikan mereka. Kesenjangan itulah, kata penyelenggara, yang membuat acara itu harus diadakan.

Para perempuan yang bertelanjang dada itu menarik perhatian para kerumunan orang yang mengambil gambar serta video dengan ponselnya, seperti dikutip dari Reuters.

"Menurut kami tidak ada yang salah dengan puting perempuan," kata Karen Heaven, penyelenggara acara tersebut pada orang-orang yang berkumpul di sekitar dia di taman Bryant Manhattan.

Dia hanya mengenakan celana putih dan tas di pundaknya. "Anjingku punya enam, saya punya dua, tapi saya bisa dipenjara karena memamerkan puting. Ini 2012 --apa yang kita pikirkan?"

Perempuan yang bertelanjang dada di area publik kota New York memang legal, namun hukum tersebut bervariasi di seluruh penjuru Amerika Serikat. Heaven dan para koleganya mengatakan bahwa diskriminasi itu melanggar konstitusi dan mereka menuntut kesetaraan.

Protes serupa dijadwalkan akan berlangsung di sekitar 30 kota Amerika Serikat dan 10 tempat di penjuru dunia, kata penyelenggara.

Hari Bertelanjang Dada yang dirayakan tiap tahun itu mulai diadakan sejak 2007 oleh mantan jurnalis mobil sport, Rael.

Dia membuat agama bernama Raelian Movement sejak dia mengatakan bahwa dirinya dikunjungi alien dari luar angkasa di taman volcano Prancis yang mengatakan padanya bahwa kehidupan di bumi dibuat oleh ilmuwan luar angkasa.

Perihal luar angkasa itu sepertinya tidak dipedulikan kerumunan yang kebanyakan fokus hanya pada dada.

"Saya akan menunjukkan ini pada beberapa teman dan menghapusnya nanti setelah beberapa hari," kata Rudy Sison, warga New York yang kebetulan mengunjungi taman itu pada Minggu seraya membolak-balik foto dan video yang direkamnya di ponsel.

"Mereka bertelanjang dada."

Beberapa perempuan mengasongkan papan bertuliskan: "Kesetaraan Hak Telanjang Dada Bagi Semua Orang."

(nan)

Penerjemah: Nanien Yuniar

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga