Kamis, 23 Oktober 2014

NTT target dua medali emas di Riau

| 4.551 Views
id NTT, target dua emas tinju, PON, PON riau, PON XVIII,
NTT target dua medali emas di Riau
Ilustrasi. Olahraga tinju. (Reuters)
Kami juga ingin menunjukkan bahwa ditengah keterbatasan-keterbatasan yang kami hadapi, kami mampu memberikan yang terbaik,"
Kupang (ANTARA News) - Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan perolehan dua medali emas di cabang olahraga tinju pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau.

Target perolehan medali emas ini didasarkan penilaian terhadap para atlet, setelah menjalani latihan dan melakukan "try out" di berbagai daerah di Tanah Air selama beberapa bulan terakhir ini, kata pelatih atlet tinju PON NTT, Hermensen Ballo di Kupang, Rabu.

Hermensen Ballo yang adalah mantan petinju terbaik NTT, mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar target perolehan medali di PON, di sela acara pelepasan kontingen PON NTT oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Pada PON Riau ini, atlet tinju NTT yang lolos seleksi sebanyak tujuh atlet, termasuk tiga petinju wanita.

Ketujuh atlet tinju itu adalah petinju Maria Neolaka (puteri) yang akan turun di kelas terbang 48 kg, Sri Devis M (puteri) yang akan turun di kelas bantam 31 kg dan Imacula Lero (puteri) turun di kelas ringan 57 kg.

Sementara atlet tinju putra adalah Deny Hitaning akan berlaga di kelas layang 49 kg, Charles Tungga di kelas terbang 52 kg, Apris Neolaka akan bertarung di kelas Bantam 56 kg, Apniel Daniel turun di kelas ringan 60 kg dan Yesekial Lani akan tampil di kelas wolter ringan 64 kg.

Dia mengatakan, tekad untuk memberikan terbaik bagi daerah sudah menjadi kesepakatan bersama para pelatih dan atlet.

"Kami juga ingin menunjukkan bahwa ditengah keterbatasan-keterbatasan yang kami hadapi, kami mampu memberikan yang terbaik," tuturnya.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya pada acara pelepasan para atlet NTT ke PON Riau meminta para atlet untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini.

"Saya harapkan, NTT bisa memperoleh medali lebih banyak dari PON Samarinda dan para atlet yang mampu menyumbangkan medali emas, akan memperoleh bodus Rp50 juta," ujarnya.

(B017/C004)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga