Selasa, 29 Juli 2014

Dow jatuh 250 poin

Jumat, 22 Juni 2012 07:32 WIB | 3.018 Views
New York (ANTARA News) - Saham-saham AS merosot tajam pada Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Dow Jones Industrial Average jatuh dua persen, karena data ekonomi mengecewakan dari China dan Eropa setelah Federal Reserve memangkas proyeksi pertumbuhan Amerika Serikat.

Saham teknologi jatuh secara luas, dengan kerugian 2,6 persen pada Microsoft membantu menyeret Nasdaq 2,4 persen lebih rendah, lapor AFP.

Saham-saham yang berhubungan dengan pertumbuhan seperti pertambangan dan minyak mengalami penurunan terbesar, dengan Alcoa tenggelam 4,3 persen, Occidental Petroleum jatuh 6,1 persen dan Chevron merosot 3,5 persen.

Pada penutupan perdagangan di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average turun 250,82 poin atau 1,96 persen menjadi 2.573,57.

Indeks saham S&P 500 jatuh 30,18 poin atau 2,23 persen menjadi 1.325,51 sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 71,36 poin atau 2,44 persen menjadi 2.859,09.

Penurunan terjadi segera setelah laporan indeks pembelian manajer (PMI) mengecewakan dari China dan Eropa, keduanya menunjukkan penurunan dalam kegiatan industri.

Sementara itu, Federal Reserve pada memangkas proyeksi pertumbuhan untuk ekonomi AS, dan investor kecewa dengan pengumuman pembaharuan dari stimulus "Twist" yang berdampak relatif rendah dan tidak memilih untuk program pelonggaran kuantitatif baru dan lebih besar.

"Data ekonomi yang lemah dan keengganan the Fed untuk melakukan sesuatu yang bermakna proaktif, menyebabkan investor mencoba untuk mengambil beberapa keuntungan yang terlihat rendah sejak 1 Juni," kata Sam Stovall ahli strategi Standard & Poor`s.

Harga minyak mentah turun tajam dengan 3,7 persen plus pada minyak mentah di New York dan London.

Kontrak acuan AS, West Texas Intermediate (WTI) merosot 3,25 dolar AS dari harga pada Rabu menjadi 78,20 dolar AS per barel, tingkat terendah sejak awal Oktober; kontrak Brent di London

turun 3,46 dolar AS menjadi 89,23 dolar AS per barel, perjalanan pertama di bawah batas 90 dolar AS sejak Desember 2010.

Saham ExxonMobil kehilangan 3,4 persen, Marathon Oil turun 5,6 persen, Suncor Energy jatuh 7,4 persen, dan saham BP yang diperdagangkan di AS kehilangan 5,2 persen.

Di Nasdaq, Onyx Pharmaceuticals adalah pencetak kenaikan terbesar dengan bertambah 43,1 persen, setelah sebuah panel Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) menyetujui obat myeloma Kyprolis untuk perawatan tertentu. FDA masih perlu memberikan persetujuan akhir pada obat tersebut.

Harga obligasi negara AS harga meningkat. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun turun 0,02 persentase poin menjadi 1,62 persen, dan pada obligasi 30-tahun turun 0,04 persentase poin menjadi 2,69 persen.

Imbal hasil obligasi bergerak turun karena harganya naik. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga