Selasa, 23 Desember 2014

"Dear Friends", konser reuni Mocca

| 5.110 Views
id band mocca, mocca, arina ephipania, toma pratama, riko prayitno, dear friends, mocca band, indra massad, swinging friends
Band Mocca usai konser reuni "Dear Friends" di Dago Tea House, Bandung pada tanggal 30 Juni 2012.Ki-ka: Riko (gitar), Arina (vokal dan flute), Indra (drum), dan Toma (bass). (ANTARA News/Nanien Yuniar)
Untuk ukuran yang nggak pernah latihan selama 10 bulan lumayan smooth."
Bandung (ANTARA News) - On the night like this, there are so many things I wanna tell you..

Lagu pembuka On The Night Like This benar-benar mengungkapkan isi konser reuni bertajuk Dear Friends dari band indie Mocca yang vakum karena sang vokalis, Arina, menetap bersama suaminya di Amerika Serikat. 

Banyak hal yang ingin diungkapkan dan ditunjukkan Mocca pada Swinging Friends --sebutan untuk penggemarnya-- di teater indoor Dago Tea House, Bandung, Sabtu malam (30/6).  

Selama dua jam, Swinging Friends turut menyanyikan semua lagu yang mayoritas liriknya berbahasa Inggris. Kerinduan mereka pada band yang beranggotakan Arina Ephipania (vokal dan flute), Ahmad 'Toma' Pratama (bass), Indra Massad (drum), dan Riko Prayitno (gitar) terbayar dengan interaksi akrab dari para personil band asal Bandung pada penonton di sela-sela lagu.

Arina yang mengenakan gaun hijau bernuansa brokat pink menyanyikan What If, I Think I'm in LoveI Would Never, My Only One, Lucky Man, dan I remember. Sang vokalis menyapa para Swinging Friends dari berbagai kota di tanah air, termasuk Jogja dan Malang, yang rela ke Bandung demi menonton konser ini.

"Terima kasih Swinging Friends Semarang, ada yang ngasih bandeng dan wingko babat lho," ujar Arina disambut sorak sorai penonton. 

"Kalian adalah makhluk spesial yang menghiasi kami dengan kebahagiaan," kata Arina sebelum melanjutkan lagu You

Toma sang bassist unjuk suara berduet dengan Arina di lagu This Conversation. Setelah tugasnya sebagai vokalis berakhir, Toma mengungkapkan ketegangannya.

"Ini adalah malam spesial buat Mocca dan semua yang ada di sini. Saya juga berusaha tampil bagus, tapi ternyata saya nervous. Boleh diulang nggak?" ujar Toma yang disambut gelak tawa penonton. 

Setelah membuai telinga dengan lagu bertempo lambat, band yang lagu-lagunya populer juga di Korea itu menggerakkan semangat penonton dengan I Love You Anyway dan You and Me Against the World.

Pencahayaan berganti fokus pada Arina saja. Hyperballad --yang sebelumnya dipopulerkan Bjork-- mengalun, para penonton bertepuk tangan dengan riuh. 

Arina pun menghilang ke samping panggung sejenak untuk mempersiapkan sesuatu. Ternyata kejutan itu adalah tap dance di lagu Secret Admirer yang disambut ramai oleh para penggemar. 

"Aduh saya ngos-ngosan nih, giliran kalian yang nyanyi dulu ya.." kata Arina sebelum membawakan Do What You Wanna Do.

It's Over Now menjadi lagu ke-25 yang menjadi penutup Mocca. Tirai pun ditutup. 

Penonton kompak berseru "Lagi..Lagi.." meminta lagu tambahan dari Mocca. Tiba-tiba terdengar hentakan drum mengikuti irama. Harapan penonton dikabulkan ketika tirai kembali dibuka dan Mocca membawakan dua lagu tambahan, yaitu Object of My Affection dan I Can't Believe You've Cheated on Me.

"Selama sepuluh bulan jauh dari kalian, ini adalah hari terbaik saya," ujar sang vokalis.

Reuni
Melepas rindu dengan para penggemar selepas vakum meninggalkan kesan tersendiri bagi para personil band yang dibentuk 12 tahun lalu itu.

"Buat gue pribadi ya bener-bener temu kangen aja. Temu kangen antara personil, manajemen, Swinging Friends, ya semua lah," kata Indra sang drummer saat ditemui usai konser.

Mocca mengaku latihan untuk konser Dear Friends itu sangat minim. Setelah sepuluh bulan tak bersua, Arina berkesempatan kembali ke tanah air. Momen ini dimanfaatkan untuk menggelar pertunjukan bagi para Swinging Friends. Mocca tampil di Makassar dan juga Singapura. Untuk konser "Dear Friends", jadwal Mocca sungguh sempit. Seusai kembali dari Singapura mereka segera bertolak ke Bandung dan menggelar konser reuni tersebut. 

"Untuk ukuran yang nggak pernah latihan selama 10 bulan lumayan smooth, walau kadang-kadang ada yang cletat cletot main gitarnya," kata Riko saat ditemui usai konser.

"Sebenarnya tadi I Will dan You itu.. kita belum berembukan. Tiba-tiba pas lagi lihat (daftar lagu yang akan dimainkan) 'beuh! Ada lagu ini?' yah ngulik-ngulik sedikit di atas panggung nggak apa-apa lah," lanjut Riko yang kini sibuk mengurusi band barunya, The Triangle, di mana dia memegang posisi bass. 

Tampaknya harapan penggemar agar masa vakum Mocca berakhir belum bisa terjadi. Arina mengemukakan kemungkinan itu dalam waktu dekat belum bisa dipastikan.

"Situasinya kan saya sudah menikah dan suami saya tinggal di sana (Amerika Serikat), mungkin saya bisa balik, mungkin juga nggak. Jadi ya nggak bisa diprediksi," ungkap Arina.

Sementara itu, Toma berpesan agar para penggemar tetap menjalin silaturahmi walaupun Mocca masih vakum.

"Tetap bersatu padu dan tetap kompak selalu karena kita masih bisa menjalin komunikasi lewat social media. Dunia internet jaman sekarang canggih sekali," ujar sang bassist.

(nan)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga