Jumat, 22 Agustus 2014

Hakim Tipikor Semarang tersangka

Jumat, 17 Agustus 2012 23:58 WIB | 5.298 Views
Hakim Tipikor Semarang tersangka
Ketua KPK, Abraham Samad. (FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)
Jakarta (ANTARA News) - KPK menetapkan dua hakim ad hoc Pengadilan Tipikor dan satu orang swasta tersangka kasus penyuapan terkait penanganan korupsi Anggaran Perawatan Mobil Dinas Sekretariat DPRD Grobogan.

Ketua DPRD Grobogan nonaktif M Yaeni, sebelumnya telah menjadi tersangka.

"Sudah mengeluarkan surat perintah penyidikan, jadi sudah ada tersangka yaitu HK, KJM dan SD," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Gedung KPK Jakarta, Jumat malam.

KJM adalah Kartini Juliana Marpaung, hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang yang sedang menangani perkara M Yaeni. HK adalah Heru Kusbandono, hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Pontianak.

Sedangkan SD adalah Sri Dartuti, diduga penghubung dengan orang yang perkaranya sedang diperiksa di Pengadilan Tipikor Semarang.

"Rencananya setelah pemeriksaan malam ini mereka akan ditahan, KJM akan ditahan di Rutan KPK sedangkan SD akan ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur," tambah Budi. KPK juga telah membawa barang bukti berupa uang Rp150 juta.

Ketiganya telah tiba di gedung KPK Jakarta, pukul 21.50 WIB. Kronologi penangkapan dimulai saat HK yang juga menjadi penghubung mengontak KM pada Kamis (16/8) sore. KM semuka meminta uang diserahkan di rumah kemudian diubah di restoran.

Hanya saja karena restoran pada sore hari penuh, penyerahan uang diundur hingga Jumat (17/8).

HK kemudian mengontak SD untuk menyediakan uang, mereka bertemu di depan halaman parkir Bank BCA Semarang. SD menyerahkan uang Rp150 juta ke terdiri dari tiga amplop dalam tas kertas warna coklat kepada HK, yang lalu berangkat ke Pengadilan Negeri Tipikor Semarang.

Tidak lama setelah penyerahan uang, SD ditangkap tim KPK. Selanjutnya HK mengontak KM bahwa ia sudah berada di pelataran Pengadilan Tipikor Semarang, KM pun datang menemui SD mengendarai mobil.

HK menyerahkan uang kepada KM dan tim KPK menangkap keduanya saat uang sudah berada di mobil KM.

(D017)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga