Kamis, 23 Oktober 2014

Penggiat sepak bola gelar liga anak

| 3.106 Views
id sepakbola anak-anak, liga anak nusantara, sepakbola u-8, u-10, u-12, u-14, alex umboh
Penggiat sepak bola gelar liga anak
ilustrasi permaian sepak bola. (FOTO ANTARA/Feny Selly)
Liga Anak Garuda Nusantara merupakan program kepedulian kami akan pembinaan usia muda yang masih belum banyak dilakukan,"
Depok (ANTARA News) - Sejumlah penggiat sepak bola menggelar "Liga Anak Garuda Nusantara" untuk pertama kalinya di Stadion Merpati Kota Depok, Jawa Barat, mulai dari 16 Juni hingga 1 Juli 2012.

Penggiat sepak bola yang terdiri pemerhati sepak bola usia muda, pembina, dan para pelatih, mengadakan kompetisi tersebut bermula dari hasil diskusi lewat dunia maya.

Mereka mengadopsi keberhasilan Liga Junior U-18 yang saat ini bergulir secara mandiri dengan format "Home and Away" bagi pesepakbola muda di bawah usia 18 tahun pada awal 2012 ini.

"Liga Anak Garuda Nusantara merupakan program kepedulian kami akan pembinaan usia muda yang masih belum banyak dilakukan. Padahal menurut kami, akar dari sebuah timnas yang tangguh adalah dari pembinaan sepak bola usia muda yang diikuti dengan banyaknya kompetisi untuk perkembangan pemain maupun tim secara keseluruhan," ujar penggagas sekaligus Ketua Penyelenggara Liga Anak Garuda Nusantara Alex Umboh saat konferensi pers di Depok, Jawa Barat, Minggu.

"Permasalahan pembinaan sepakbola usia muda inilah yang menjadi pembicaraan di forum-forum media sosial seperti Facebook sampai akhirnya semua menyatukan pemikiran yang sama sehingga terbentuklah kompetisi Liga Anak Garuda Nusantara," tambahnya.

Liga Anak Garuda Nusantara Sirkuit (putaran) pertama ini diikuti oleh 43 Sekolah Sepakbola (SSB) bukan hanya dari Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga diikuti oleh peserta dari Bandung, Malang, dan dua tim dari Papua dengan total sebanyak 1.664 anak yang terbagi ke dalam kelompok umur di bawah delapan tahun (U-8), di bawah sepuluh tahun (U-10), di bawah 12 tahun (U-12), dan di bawah 14 tahun (U-14).

Bertindak selaku pelaksana atau tuan rumah sirkuit pertama ini adalah Pulomas Soccer School dan mendapat dukungan penuh dari Liga Junior U-18. Direncanakan sirkuit berikutnya akan dilaksanakan di Tangerang Banten, Solo Jawa Tengah, Malang/Kediri Jawa Timur, Bandung Jawa Barat, dan Bali yang akan diselenggarakan bersama oleh sekolah-sekolah sepakbola setempat.

"Nanti semua semifinalis atau empat besar dari tiap kelompok umur pada setiap sirkuit akan maju dalam Sirkuit Nasional Liga Anak Garuda Nusantara yang direncakan akan berlangsung di Jakarta pada Desember 2012 ini dan akan diundang pula tim peserta dari negara-negara ASEAN. Dari kompetisi ini kami ingin tumbuhkan nasionalisme pada anak-anak," ujar Alex.

Hal yang unik dari Liga Anak Garuda Nusantara ini adalah tidak adanya pembatasan wilayah. Setiap peserta atau SSB yang belum berhasil mendapatkan tiket pada putaran nasional, berhak untuk ikut pada sirkuit berikutnya. Liga Anak Garuda Nusantara juga tidak mengenal istilah Juara, melainkan Teladan.

Pada Minggu ini, pertandingan sudah memasuki babak akhir yakni final U-14 sekaligus penutupan dan pemberian hadiah kepada Teladan I,II, III, dan IV dari seluruh kategori.
(C005/A016)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga