Kamis, 30 Oktober 2014

Cuaca di Sumbar ekstrem, pemudik diminta waspada

| 3.561 Views
id cuaca di sumbar, ekstrem, pemudik agar waspada, Koordinator Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumbar Ade Edward
Berdasarkan data BMKG Sumbar, cuaca masih berpeluang hujan sedang hingga hari ini dan berpotensi mengakibatkan banjir dan longsor di kawasan perbukitan,"
Padang (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sumatera Barat meminta para pemudik yang melintas di daerah itu meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca di wilayah itu masih ekstrem.

Koordinator Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumbar Ade Edward di Padang, Senin, menyebutkan, kawasan Sumatera Barat masih berpotensi hujan sedang pada sore hingga malam hari.

"Berdasarkan data BMKG Sumbar, cuaca masih berpeluang hujan sedang hingga hari ini dan berpotensi mengakibatkan banjir dan longsor di kawasan perbukitan," katanya.

Ade memaparkan, hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Solok, Pasaman Barat bagian Utara, Kayutanam, Sicincin, Agam, Pesisir Selatan, Kota Solok, Padangpanjang, Payakumbuh, Bukittinggi, serta Kota Padang dan sekitarnya.

Di wilayah itu juga banyak jalur mudik yang selalu dipadati pengguna jalan apalagi menjelang Lebaran.

"Cuaca di Sumbar kerap berubah-ubah secara mendadak, seperti saat pagi cuaca begitu terik, namun tiba-tiba langsung turun hujan pada sorenya," katanya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan karena meski di kawasan sungai tersebut tidak hujan, namun bisa jadi hujan terjadi di daerah hulu.

"Saat banjir bandang yang terjadi di Padang pada awal Ramadhan, cuaca di Padang saat itu hanya hujan yang tidak begitu lebat, akan tetapi terjadi hujan lebat di kawasan hulunya di daerah bukit barisan sehingga sungai tidak dapat menampung debit ait," katanya.

Sementara itu, jalan nasional di Sumbar yang rawan terjadi bencana tanah longsor itu meliputi rute Padang-Lubuh Selasih, Kabupaten Solok, dan Danau Kembar-Muaro Labuh.

Selanjutnya kawasan Kabupaten Solok Selatan, rute Padang-Painan Kabupaten Pesisir Selatan, serta rute Painan-Batang Kapeh, Tapan-Kerinci Jambi.

Kemudian Sungai Lasi Solok-Muarokalaban Sawahlunto dan kawasan Tanjung Gadang Sijunjung, kawasan Lembah Anai, dan rute Bukittinggi-Sipisang Palupuh Agam.

Berikutnya rute Sicincin Padang Pariaman-Malalak Agama yang merupakan jalur alternatif Padang-Bukittinggi. Rute Lubuk Basung-Maninjau, Matur-Palembayan Kabupaten Agam.

Selain itu juga Talu-Panti, Rao Kabupaten Pasaman sampai perbatasan Muaro Sipongi, Sumatera Utara dan Payakumbuh hingga batas Provinsi Riau.

(KR-AGP/R014)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga