Jumat, 19 Desember 2014

Gabung pemogok makan Palestina, tentara Israel dipenjarakan

| 3.177 Views
id tentara israel, mogok makan, tahanan palestina, pendudukan israel
Gabung pemogok makan Palestina, tentara Israel dipenjarakan
Warga Palestina berdebat dengan tentara perbatasan Israel menyusul bentrokan antara pemukim Yahudi dari pemukiman Brakha dengan warga Palestina di daerah Burin, dekat Nablus, Tepi Barat, beberapa bulan lalu. (REUTERS/Abed Omar Qusini)
... mulai mogok makan dalam solidaritas saya (dengan Palestina)...
Jerusalem (ANTARA News) - Alih-alih bertugas dalam korps cadangan, seorang tentara Israel dipenjarakan karena menolak melaksanakan kewajibannya itu dan ikut mogok makan bersama para tahanan Palestina.

Yani Mazor, 31-tahun warga Israel itu, dijatuhi hukuman penjara pekan lalu setelah memutuskan untuk tidak melanjutkan tugas cadangan wajib dalam protesnya terhadap pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Mazor memulai aksi mogok makan untuk mendukung "perang perut kosong," para tahanan Palestina yang menolak kebijakan penahanan administratif Israel, di mana orang-orang Palestina dapat dipenjarakan selama bertahun-tahun tanpa pengadilan.

Bulan lalu, sekitar 1.600 warga Palestina yang berpuasa di penjara Israel setuju untuk mengakhiri pemogokan hampir sebulan kelaparan, mengancam akan menghancurkan perdamaian yang rapuh di Tepi Barat karena Israel takut bahwa kematian para tahanan pun bisa memicu kekerasan di wilayah tersebut.

Mogok makan Mazor bertujuan untuk memprotes penahanan administratif Mahmoud Sarsak, mantan pemain sepak bola, yang telah menderita kelaparan serius selama 90 hari, dan Akram Rikhawi, yang belum makan apa-apa selama 66 hari.

"Saya memutuskan mulai mogok makan dalam solidaritas saya (dengan Palestina), dan untuk meningkatkan kesadaran akan isu penahanan administratif, dan bukan untuk meminta pembebasan saya sendiri," kata Mazor harian Ha'aretz.

(H-AK)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga