Jumat, 24 Oktober 2014

Prancis butuh 10 miliar euro untuk pangkas defisit

| 2.736 Views
id defisit prancis, gagasan penghematan
Saya menolak setiap gagasan penghematan di negara ini."
Paris (ANTARA News) - Prancis harus mendapatkan hingga 10 miliar euro untuk memangkas defisit publik menjadi 4,5 persen dari produk domestik bruto (PDB), kata Menteri Keuangan Pierre Moscovici, Senin.

Moscovici mengatakan kepada televisi iTele bahwa pemerintah sosialis baru sedang mencari tujuh sampai 10 miliar euro (12,5 miliar dolar AS), dan menambahkan: "Kami di suatu tempat di tengah yang saya bayangkan, tetapi saya menunggu untuk melihat angka resmi", lapor AFP.

Angka-angka yang diberikan lebih rendah dari perkiraan pemerintah sebelumnya sebesar sekitar 10 miliar euro dan itu terjadi beberapa jam sebelum seminar yang dihadiri oleh 38 menteri baru Prancis untuk melakukan brainstorming tantangan anggaran negara.

Pada 2011, Prancis mencatat defisit publik, yang mencakup pengeluaran layanan negara dan sosial seperti sistem kesehatan masyarakat, 5,2 persen dari PDB, dan pada Maret mantan pemerintahan memotong target 2012 menjadi 4,4 persen.

Berdasarkan aturan UE, negara-negara zona euro seharusnya menjaga defisit di bawah 3,0 persen dari PDB, dan bekerja menuju keseimbangan atau bahkan surplus pada saat pertumbuhan ekonomi.

Para menteri tutup mulut setelah seminar dengan hanya pernyataan singkat datang dari kantor Perdana Menteri Jean Marc Ayrault yang mengulangi komitmen pemerintah untuk menyeimbangkan anggaran Prancis pada akhir jabatan Presiden Francois Hollande pada 2017.

Moscovici mengatakan bahwa pertemuan puncak Uni Eropa akan berlangsung pada Kamis di Brussel akan mempertimbangkan negar-negara azona euro penawaran "solusi struktural" untuk krisis yang sekarang di tahun ketiga.

Dia bersikeras bahwa pertemuan para pemimpin Uni Eropa "bukan KTT dangkal".

Pasar dan negara-negara lain di seluruh dunia "mengharapkan Eropa untuk akhirnya datang dengan solusi struktural, dan itulah yang mereka cari".

Moscovici mengatakan, pertemuan puncak itu harus "pada akhirnya memberikan euro dengan dukungan politik, dan regulasi perbankan".

Adapun Prancis, menteri keuangan mengatakan, pemerintahnya sedang bekerja untuk "reformasi struktural fiskal dari pajak penghasilan dan pajak perusahaan yang akan terjadi di musim gugur."

Sementara itu, negara ini juga akan mengurangi belanja, "karena kita harus benar-benar menunjukkan bahwa kebijakan kami seimbang".

"Akan ada kebijakan fiskal adil, dan akan ada penghematan, kami akan bekerja pada kedua sisi," kata Moscovici.

Dia menekankan bahwa pengeluaran pemerintah berkurang tidak dapat diasimilasikan ke penghematan.

"Saya menolak setiap gagasan penghematan di negara ini," kata menteri keuangan. (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca