Rabu, 3 September 2014

Polisi tetapkan 9 DPO bentrok ormas Tangerang

Jumat, 29 Juni 2012 16:23 WIB | 1.982 Views
Tangerang (ANTARA News) - Polres Kota Tangerang, Banten, telah menetapkan sembilan orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait tewasnya Muhidin alias Picu dalam bentrokan antarorganiasi massa di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Ada sembilan orang yang kita tetapkan sebagai DPO terkait tewasnya Muhidin alias Picu," kata Kapolres Kota Tangerang Kombespol Bambang Priyo Andogo di Tangerang, Jumat.

Kesembilan orang tersebut adalah ROG alias Ginting, DS alias The Max, MRP, SQ, APP alias Jawa, S alias Sugek, DMP alias Dewa, MA alias Ganda dan DS.

Dikatakannya, kesembilan orang tersebut memiliki peran penting dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya ketua FBR Gardu Tapak Jalak, Tangerang itu.

Bahkan, dua orang dari sembilan DPO tersebut merupakan tokoh utama kasus dan sangat diburu oleh kepolisian saat ini.

"Ada dua orang yang kami cari yakni ROG dan DS karena merupakan tokoh utama dalam bentrokan kelompok massa," katanya.

Pihaknya meminta agar sembilan orang DPO itu, untuk segera menyerahkan diri karena Polisi sudah mengetahui jejaknya.

"Kami minta kepada sembilan orang itu untuk menyerahkan diri, karena kami tidak akan pandang bulu dan kejar ke mana pun," katanya.

Selain itu, Polisi juga menghimbau kepada seluruh organisasi massa untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan melawan hukum.

Sebab, Kepolisian akan bertindak secara tegas bila terbukti menganggu ketentraman dan mengakibatkan kematian seseorang.

Polres Kota Tangerang, pun sudah berhasil menangkap lima orang terkait bentrokan organisasi massa dan mengakibatkan korban meninggal.

Kelima orang yang ditangkap adalah ML, AJ, AK, AB dan YM. Kelimanya ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Jakarta Selatan pascabentrokan.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga