Sabtu, 25 Oktober 2014

Ditjen Pajak selenggarakan Sensus Pajak Nasional

| 4.079 Views
id sensus pajak nasional, fuad rahmani, dirjen pajak, ditjen pajak gelar sensus pajak nasional
Ditjen Pajak selenggarakan Sensus Pajak Nasional
Fuad Rahmany (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
Jakarta (ANTARA News) - Direktorat Jenderal Pajak menyelenggarakan Sensus Pajak Nasional di seluruh Indonesia, Selasa.

"Untuk target sensus pajak pada 2012 harapan kami mudah-mudahan jika lancar di lapangan bisa mendapat dua juta wajib pajak, baik pribadi maupun badan usaha. Tapi kami tidak tahu juga apakah bisa berhasil atau tidak, namun kami cukup ambisius dengan dua juta," kata Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany di Jakarta seusai pelepasan tim SPN dari kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak se-DKI Jakarta.

Dia berharap dengan sensus yang dilakukan secara berkelanjutan serta pengejaran kepada para wajib pajak badan usaha, Ditjen Pajak bisa mendata sekitar 5-6 juta wajib pajak dengan jangka waktu tiga tahun ke depan.

Proses sensus tersebut dilakukan melalui kegiatan pendataan objek pajak untuk melengkapi data perpajakan.

Melalui sensus pajak, Ditjen Pajak bisa menggali potensi perpajakan dalam rangka memperluas basis pajak dan pencapaian target penerimaan serta pengamanan penerimaan negara.

"Target tahun ini, kami harus mencapai Rp885 triliun, itu hanya dari pajak yang dikelola oleh DJP. Tapi kalau penerimaan perpajakan dengan bea masuk dan bea keluar -cukai- itu totalnya sekitar Rp1016 triliun," kata Fuad.

Sebelumnya pada 30 September-30 November 2011, SPN juga pernah dilaksanakan di seluruh Indonesia dan Ditjen Pajak berhasil mendata 646.655 objek sensus atau mencapai 71,8 persen dari target 900 ribu Formulir Isian Sensus.

Fuad mengatakan kendati objek pajak badan usaha yang membayar pajak pada 2011 tercatat sebanyak 500 ribu wajib pajak, namun hanya 100 ribu perusahaan yang membayar pajak dengan jumlah yang besar.

"Tapi yang bayar 500 ribu (wajib pajak), jadi artinya yang besar-besar hanya dibayar dari yang 100 ribu perusahaan," kata Fuad yang menambahkan seluruh jumlah pajak yang dibayarkan oleh badan usaha pada 2011 mencapai sekitar Rp400 triliun.

Untuk SPN 2012 dimulai pada 1 Mei hingga 31 Oktober dan akan mendata objek sensus di sentra bisnis, gedung bertingkat, perumahan dan sejumlah objek yang potensial.

Sebanyak 52 mobil SPN disiagakan di lima titik lokasi sensus di seluruh wilayah DKI Jakarta yang mengangkut petugas sensus untuk melakukan pendataan pajak.
(B019/N002)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga