Rabu, 22 Oktober 2014

Peru umumkan keadaan darurat

| 3.822 Views
id Pemerintah Peru, keadaan darurat di peru, kota besar di Provinsi Cajamarca
Lima (ANTARA News) - Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di tiga kota besar di Provinsi Cajamarca, Selasa (3/7), setelah tiga orang tewas dalam protes terhadap proyek tambang emas yang direncanakan.

Sebanyak 21 lagi pengunjuk rasa cedera dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan beberapa ribu pemrotes yang marah di Kota Kecil Celendin di Cajamarca, demikian laporan media lokal.

Di dalam satu pernyataan, pemerintah mengatakan tentara dikerahkan untuk mendukung operasi polisi guna memelihara keamanan selama keadaan darurat 30-hari.

Menteri Kehakiman Juan Jimenez mengatakan dua personel polisi dan satu prajurit militer cedera dalam bentrokan.

Demonstran memprotes proyek tambang emas Conga, yang bernilai 4,8 miliar dolar AS oleh Newmont Mining Co, demikian laporan Xinhua yang dikutip ANTARA di Jakarta, Rabu siang.

Banyak orang khawatir proyek itu akan mencemari danau dan sungai di wilayah tersebut, sehingga mencemari pasokan air.

Demonstrasi telah berlanjut selama lebih dari satu bulan, sementara tak ada tanda akan mereda.

Proyek tambang emas Conga, yang berada sekitar 3.700 meter di atas permukaan laut, melibatkan pembangunan empat bendungan untuk menggantikan bendungan saat ini --yang akan dihancurkan untuk proyek tersebut.

Pertambangan adalah ekonomi utama Peru, yang berjumlah lebih dari 60 persen dari total ekspornya.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca