Minggu, 31 Agustus 2014

WWF anggap gading gajah sitaan terlalu kecil

Senin, 23 Juli 2012 21:31 WIB | 3.966 Views
WWF anggap gading gajah sitaan terlalu kecil
Petugas bea cukai Malaysia memperlihatkan gading gajah yang baru disita di Port Klang, Malaysia, Senin (5/9). Dua kontainer berisi 695 gading gajah bernilai 3 juta ringgit (1 juta dolar AS) disita oleh departemen bea cukai Malaysia Jumat lalu, seperti yang dilaporkan oleh surat kabar Malaysia The Star yang mengutip dari asisten direktur jenderal bea cukai Malaysia. (REUTERS/Royal Malaysian Customs Department)
Pekanbaru, Riau (ANTARA News) - WWF mempertanyakan ukuran gading yang disita kepolisian dari kasus pembunuhan gajah di Kabupaten Kampar, Riau, beberapa waktu lalu. Gading sitaan eks gajah mati itu janggal dan dianggap terlalu kecil.

"Terlalu kecil (gading) itu mengingat umur gajah yang sudah berumur 12-15 tahun, seharusnya lebih besar dari yang disita sebagai barang bukti tersebut," kata Humas WWF Program Riau, Syamsidar, di Pekanbaru, Senin.

Syamsidar mengatakan hal itu terkait pembunuhan gajah Sumatera liar di Dusun IV Flambayan Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (20/7). Polisi hanya bisa menyelamatkan satu gading, yang kini dipertanyakan akibat dinilai terlalu kecil.

"Aku cuma bandingkan dengan gading anak gajah yang bernama Tesso di Taman Nasional Tesso Nilo, umurnya baru empat tahun, gadingnya sudah sampai 20-an centimeter. Melihat potongan gading dari diameternya yang cukup lebar itu, seharusnya gading itu lebih panjang dari yang ada sekarang," katanya.

Namun ia mengaku kurang tahu soal berapa panjang seharusnya karena pertumbuhan gajah berbeda-beda.

Kapolsek Tapung Hilir, AKP Barzawi, ketika dikonfirmasi mengatakan gading yang disita kepolisian dari kasus itu panjangnya hanya sekitar 13-14 centimeter.

"Saya sendiri tak melihat langsung pengambilannya, dapat laporan dari anggota saja karena sudah tak kuat lagi mencium baunya busuk," kata Barzawi.

(F012/D009)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga