Jumat, 24 Oktober 2014

Pemkab Trenggalek belum terima stiker BBM nonsubsidi

| 1.872 Views
id bbm bersubsidi, stiker bbm bersubsidi, pertamax, pemkab trenggalek, jatim
Kami masih koordinasikan masalah ini ke Pemprov Jatim,"
Trenggalek (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sampai saat ini belum menerima satupun stiker bahan bakar minyak nonsubsidi untuk ditempelkan di kendaraan-kendaraan dinas setempat.

"Kami masih koordinasikan masalah ini ke Pemprov Jatim," kata Kepala Dinas Koperasi Industri Perdagangan Pertambangan dan Energi (Koperindagtamben) Kabupaten Trenggalek, I Gde Siama, Kamis.

Belum adanya stiker bbm nonsubsidi membuat Pemkab Trenggalek belum berani menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan bbm bersubsidi bagi kendaraan dinas milik pemerintah.

Ratusan mobil dan motor berplat merah di Kabupaten Trenggalek tetap beroperasi seperti biasa tanpa dilengkapi stiker bbm nonsubsidi.

Namun, Gde Siama memastikan pihaknya telah mengeluarkan imbauan supaya setiap mobil/motor dinas yang digunakan pejabat/pegawai setempat wajib beralih bahan bakar, yakni dari kebiasaan menggunakan premium ke pertamax.

"Pertamina juga sudah mengeluarkan stiker pembatasan bbm bersubsidi untuk semua jenis kendaraan dinas, di semua SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum). Jadi meski mobil dinas kami belum berstiker bbm nonsubsidi, kesehariannya sekarang sudah beralih ke pertamax," katanya.

Gde menyampaikan, pihaknya segera akan merapatkan masalah pembatasan bbm bersubsidi bagi seluruh kendaraan dinas tersebut dengan asisten I serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

Hal-hal yang menjadi fokus pembahasan dimaksud antara lain menyangkut jumlah kendaraan dinas di daerah tersebut (baik milik pemkab, TNI/Polri maupun BUMN), teknis pendistribusian stiker bbm nonsubsidi, serta anggaran untuk mengantisipasi membengkaknya anggaran operasional kendaraan dinas setempat.

"Dalam dua-tiga hari ini akan kami rapatkan dulu dengan asisten I. Kalau sekarang, kami masih menunggu perkembangan (distribusi stiker) dari provinsi," ujarnya.

(ANT -130/S023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga