Jumat, 24 Oktober 2014

AIMI dorong perusahaan beri hak menyusui ibu bekerja

| 3.037 Views
id mia sutanto, ibu menyusui, pekan ASI sedunia, asi eksklusif
AIMI dorong perusahaan beri hak menyusui ibu bekerja
Ilustrasi Ibu menyusui (pregnancy.about.com)
Ada yang melakukannya di ruang ganti satpam, di gudang berkas, di pojok musholla, bahkan di toilet
Jakarta (ANTARA News) - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mendorong perusahaan memberikan hak menyusui kepada karyawati atau buruh perempuan yang sedang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Ketua Umum AIMI Mia Sutanto mengungkapkan selama ini pihaknya menerima banyak informasi dari para ibu bekerja di Jakarta maupun di wilayah lain di Indonesia tentang aktivitas memerah atau memompa ASI yang dilakukan di kantor. 

"Ada yang melakukannya di ruang ganti satpam, di gudang berkas, di pojok musholla, bahkan di toilet. Hal ini terjadi karena perusahaan tempat mereka bekerja tidak memiliki ruangan khusus untuk para ibu menyusui dan memerah ASI," ujarnya.

Kondisi ini, lanjutnya, sangat memprihatinkan karena menyusui bayi secara eksklusif merupakan setiap ibu bekerja. Bahkan pemerintah telah memberikan payung hukum sebagai bentuk perlindungan hak menyusui ibu bekerja.

Oleh karena itu, lanjutnya, perusahaan diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada ibu menyusui selama ia bekerja. Bentuk dukungannya adalah kesempatan untuk memerah atau memompa ASI, ruangan dan fasilitas untuk memompa ASI, serta adanya regulasi yang memberikan kesempatan bagi ibu untuk memompa ASI.

"Suksesnya program ASI eksklusif selama enam bulan pertama kelahiran bayi memerlukan dukungan banyak pihak. Salah satunya perusahaan tempat sang ibu bekerja," katanya.

Sementara itu pakar ASI, Dr. Utami Roesli menambahkan dukungan perusahaan dalam memberikan hak menyusui bagi ibu bekerja dapat dilakukan dengan membangun "Tempat Kerja Sayang Ibu".

"Yakni tempat kerja yang memungkinkan karyawatinya berhasil memberikan ASI eksklusif enam bulan," katanya.

Mia menyebutkan secara teknis tempat kerja sayang ibu berupa ruangan tertutup dan tersendiri yang dilengkapi pendingin ruangan, luasnya memadai untuk digunakan beberapa ibu sekaligus, terdapat kursi dan meja, serta lemari es dengan freezer untuk menyimpan ASI perah.

Mia mencontohkan saat ini sejumlah perusahaan telah menyediakan fasilitas tersebut adalah PT Telkomsel Indonesia, PT Conoco Phillips Ind, dan PT Indonesia Power.
(R022)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga