Rabu, 30 Juli 2014

Asumsi pertumbuhan ekonomi 2013 pada kisaran 6,8 persen

Selasa, 14 Agustus 2012 15:45 WIB | 2.466 Views
Asumsi pertumbuhan ekonomi 2013 pada kisaran 6,8 persen
Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo.(ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pemerintah akan menetapkan asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2013 pada kisaran batas bawah perkiraan 6,8 persen sampai 7,2 persen.

"Dari usulan pemerintah nanti (ditetapkan) poin berapa untuk kita melakukan pertumbuhan ekonomi dan kemudian bagaimana upaya kita untuk mencapai itu. Jadi akan ada di kisaran 6,8 persen-7,2 persen," katanya di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan pertumbuhan pada kisaran 6,8 persen-7,2 persen setelah melakukan pembahasan dengan DPR RI dan mengamati kondisi perekonomian dunia yang pada waktu itu menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Angka ini termasuk tinggi karena pada saat (pembahasan) bulan Mei-Juni itu kondisi ekonomi dunia menunjukkan kondisi yang cukup positif, tapi setelah itu terjadi penurunan terus," katanya.

Lebih lanjut Menteri Keuangan mengatakan tahun depan pemerintah akan fokus mempertahankan angka pertumbuhan ekonomi yang tergolong tinggi dan berupaya mencapai peningkatan pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi perekonomian global masih diliputi ketidakpastian.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana menambahkan pemerintah akan fokus mengoptimalkan pemanfaatan konsumsi pasar domestik dan investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi perlambatan ekspor pada 2013.

"Dari 2012-2013 kita sudah menyadari dan mengetahui kekuatan ekonomi domestik, makanya kita sekarang fokusnya ke situ," ujarnya.

Namun, menurut Armida, pemerintah juga ingin menjaga pasar ekspor agar tidak terlalu melemah, karena ekspor merupakan salah satu faktor penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Ke depan kita harus terus reform dan bagaimana menjaga supaya ekspor tetap bisa jalan, jangan sampai negatif. Kementerian Perdagangan sudah diversifikasi produk, tujuannya mencari pasar baru, tapi ini semua tidak bisa jangka pendek, membutuhkan waktu," ujarnya.

(S034)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga