Selasa, 23 Desember 2014

Perempuan Parlemen berperan penting dalam pencapaian MDGs

| 2.250 Views
id wakil rakyat, sidang aipa, parlemen asean, anggota dpr, Ida Ria Simamora
Senggigi, NTB (ANTARA News) -Woman Parliamentarians of AIPA (WAIPA) sepakat bahwa perempuan parlemen memiliki peran penting dalam percepatan Millennium Development Goals (MDGs), mengingat sebagian pencapaian MDGs bersentuhan langsung dengan perempuan seperti kesehatan ibu dan anak.

Anggota Delegasi Indonesia Ida Ria Simamora usai penutupan Sidang Umum AIPA ke-33 di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengatakan pada sidang sebelumnya telah disepakati WAIPA membahas tiga draf resolusi, yaitu draf resolusi dukungan anggota ASEAN dalam memperkuat kerja sama dalam menerapkan roadmap MDGs untuk memperkecil gaps diantara anggota ASEAN.

Draf resolusi kedua adalah mengenai peran parlemen perempuan dalam memperkuat kebijakan yang pro-perempuan di berbagai sektor seperti ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Berikutnya, draf resolusi peningkatan pembangunan kapasitas dan pelatihan khusus bagi perempuan di pedesaan.

"Ketiga draf ini telah disepakati bersama pada sidang Komisi WAIPA sebelumnya," katanya.

Dalam upaya peningkatan kapasitas perempuan di perdesaan, WAIPA juga menyepakati bahwa parlemen perlu mendorong pemerintah untuk menyediakan akses yang layak terhadap kesehatan dan pendidikan.

Dalam konteks kebijakan yang pro-perempuan, juga didiskusikan pentingnya peningkatan peran perempuan untuk duduk sebagai aktor kunci di "policy and decision making process".

Resolusi ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan karena peran penting perempuan dalam setiap aspek kehidupan.

Rancangan resolusi ini juga fokus pada pelaksanaan program pemerintah yang menyediakan akses yang lebih baik dalam pembiayaan usaha kecil dan menengah, ini adalah untuk mendukung wanita yang membutuhkan modal lebih besar atau layanan pembiayaan dari lembaga keuangan untuk memulai atau memperluas bisnis mereka.

Resolusi kedua diusulkan oleh Indonesia berdasarkan kesadaran bahwa ekonomi, kesehatan dan pendidikan sangat penting dalam upaya pembangunan keluarga. Karena itu, anggota parlemen perempuan harus memastikan elemen-elemen yang mendukung kebijakan pro-perempuan.

Anggota parlemen perempuan juga perlu pengawasan pelaksanaan kebijakan tersebut. Selain itu, rancangan resolusi juga mencakup dorongan bagi anggota parlemen perempuan untuk menginspirasi, mengembangkan mentor muda di negara mereka serta untuk memasukkan program pembangunan perempuan muda dalam kampanye mereka.

Resolusi ketiga diusulkan delegasi parlemen perempuan Indonesia berdasarkan kesadaran bahwa anggota parlemen harus mendukung program-program pemerintah yang menjamin akses kesehatan dan pemberdayaan ekonomi bagi perempuan di daerah perdesaan atau terpencil.

Karena itu, resolusi WAIPA harus mencerminkan komitmen untuk mempromosikan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender dalam akses pendidikan dan kesempatan keuangan atau ekonomi.

Selain bersidang, WAIPA juga menggelar sesi diskusi informal melalui working lunch dengan UN Women. UN Women ingin bekerja sama dengan perempuan parlemen Negara ASEAN dalam mengintrodusir kebijakan yang pro-gender dalam legislasi.
(S023/Z003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga