Kamis, 18 Desember 2014

PLTU Jeneponto 250 megawatt mulai dioperasikan

| 3.254 Views
id pltu jeneponto, pltu bosowa, pt posowa energi
PLTU Jeneponto 250 megawatt mulai dioperasikan
CEO PT Bosowa Coorporation Erwin Aksa (2 kanan), bersama Presiden Komisaris PT Bosowa Energi Dewi Kam (kiri) dan Bupati Jeneponto Radjamilo (2 kiri), memencet tombol saat pengoperasian perdana PLTU Jeneponto di Jeneponto, Sulsel, Minggu (18/3). (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)
Jeneponto, Sulsel (ANTARA News) - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bosowa Energy di Kabupaten Jeneponto mulai dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan dalam memperoleh listrik dengan tenaga sebesar 2 x 125 megawatt (MW).

"Hari ini kami baru melakukan first firing dengan mengoperasikan satu unit boiler dengan kekuatan 1 x 125 megawatt," ujar Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Corporation Erwin Aksa di Bangkala, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Ia mengatakan, pengoperasian satu unit boiler PLTU Jeneponto merupakan tahap uji coba sebelum mengoperasikan kedua boiler yang berkekuatan 2 x 125 megawatt.

Pengoperasian ini terbilang cepat karena proyek yang mulai dikerjakan pada akhir 2010 ditargetkan selesai pada 30 bulan atau 2013.

Namun proyek yang seluruhnya dikerjakan oleh tenaga asing dari China mampu menyelsaikannya hingga 95 persen atau hanya dengan 19 bulan masa kerja.

Cepatnya pembangunan PLTU Jeneponto ini tidak berbanding lurus dengan pembangunan jaringan instalasai oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mempunyai kontrak kerja sama dalam hal menyiapkan jaringan instalasi listrik.

"Saya sudah berbicaa dengan pihak PLN Wilayah Sultanbatara juga PLN Pusat untuk segera merealisasikan suplai listrik ini kepada masyarakat karena kami sudah mengoperasikan satu generator berkekuatan 125 MW," katanya.

PT Bosowa Energi dalam membangun PLTU Jeneponto ini menginvestasikan anggaran sebesar 250 dolar AS atau setara dengan Rp2,3 triliun lebih.

Dengan terpasangnya dua unit generator yang didatangkan langsung dari China akan membangkitkan listrik di PLTU tersebut.

Dirinya berharap pada April 2012 ini pembangkit listrik yang berada di atas lahan seluas kurang lebih 100 hektar ini sudah bisa masuk ke sistem PLN, sehingga tidak akan terjadi lagi kelangkaan listrik di wilayah ini.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca