Kamis, 2 Oktober 2014

Pengamat: investor SUN lebih terpengaruh kebijakan bbm

Senin, 23 April 2012 22:07 WIB | 767 Views
Jakarta (ANTARA News) - Para investor surat utang negara (SUN) lebih terpengaruh dengan berbagai kebijakan terkait bahan bakar minyak (BBM) dibanding investor saham, demikian disampaikan Ekonom Senior Standard Chartered, Fauzi Ichsan.

"Investor SUN akan melihat imbal hasil SUN dengan tenor 20 tahun itu di bawah tujuh persen padahal inflasi akan berada di atas tujuh persen jika harga BBM niak Rp1.500 per liter," kata Fauzi dalam diskusi 'Hitung Ulang Guncangan Harga BBM' di Jakarta, Senin.

Perhatian Investor SUN, menurut Fauzi, akan selalu menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah apakah akan menaikkan harga BBM atau tidak.

Namun, Fauzi mengatakan dampak itu tidak berlaku bagi investor saham selama kebijakan BBM tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan menekan laba korporasi.

"Selama pertumbuhan ekonomi masih sekitar enam persen, laba korporasi akan tumbuh di atas 20 persen dan itu masih menarik bagi investor saham," kata Fauzi.

Fauzi mengatakan permasalahan justru muncul ketika masyarakat dan pelaku pasar terlanjur menaikkan ekspektasi angka inflasi sementara harga BBM belum jadi naik.
(I026)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga