Minggu, 21 Desember 2014

Joko Supriyanto "geregetan" prestasi bulu tangkis menurun

| 3.820 Views
id joko supriyanto, prestasi tim bulu tangkis, prestasi tim bulu tangkis, tim bulu tangkis indonesia, tim piala thomas, tim piala uber
Keprihatinan kami sekarang menjadi lebih dalam dan mudah-mudahan masukan kami didengar...
Jakarta (ANTARA News) - Mantan atlet bulu tangkis nasional Joko Supriyanto mengaku "geregetan" melihat prestasi tim bulutangkis Indonesia yang terus menurun, terlebih lagi setelah mereka gagal lolos ke babak semi-final, untuk pertama kalinya sejak tahun 1958, dalam perebutan Piala Thomas-Uber di Wuhan, China.

"Kami mempunyai perjalanan yang cukup panjang di bulu tangkis dan ingin menyumbangkan saran, masukan, dan kritik yang membangun untuk PBSI sekaligus untuk meningkatkan prestasi atlet kita," kata Joko Supriyanto ketika ditemui di Komplek Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis.

Bersama mantan atlet bulu tangkis nasional lain seperti Imelda Wiguna dan Ivana Lie, Joko menyerahkan petisi yang terdiri dari tujuh tuntutan dari Gerakan Moral Atlet dan Mantan Atlet Bulu Tangkis Nasional Lintas Generasi ke pengurus Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

"Secepatnya kami meminta dialog dengan PBSI.... Sekarang adalah momen yang tepat setelah gagal. Keprihatinan kami sekarang menjadi lebih dalam dan mudah-mudahan masukan kami didengar," kata Joko.

Menurut Joko, pembinaan dan peningkatan prestasi (binpres) menjadi salah satu kunci keberhasilan tim bulu tangkis Indonesia.

"Jika binpres berjalan dengan baik, semuanya akan beres," kata juara dunia bulu tangkis tahun 1993 tersebut.

Dalam kunjungannya ke Cipayung, para mantan atlet nasional tersebut tidak bisa bertemu langsung dengan Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso untuk menyerahkan tuntutan mereka. Mereka hanya bisa menemui Wakil Ketua Umum PB PBSI I Gusti Made Oka.

"Kritik ini sangat bagus dan membangun. Kami akan terima dan nanti akan kami sampaikan ke pak Djoko untuk didiskusikan di dalam, dan nanti kami akan undang kembali bapak dan ibu," kata I Gusti Made Oka.

Mantan pasangan Christian Hadinata di ganda campuran, Ivana Lie, yang turut mendampingi Joko Supriyanto mengatakan PBSI perlu melakukan pembenahan dan berkaca dari hasil yang diraih selama ini.

"Ada banyak hal yang menurut kami berjalan kurang benar.... Sekarang prestasi telah menurun dan kami ingin berdialog. Kami juga ingin mendorong pemerintah untuk mendukung dunia bulu tangkis," kata Ivana.
(A059)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga