Kamis, 31 Juli 2014

DPR akan minta penjelasan BPK soal pengadaan Al Quran

Selasa, 3 Juli 2012 10:41 WIB | 2.161 Views
DPR akan minta penjelasan BPK soal pengadaan Al Quran
Maruarar Sirait (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News)  - Komisi XI DPR akan meminta penjelasan kepada Badan Pemeriksa Keuangan terkait laporan keuangan Kementerian Agama 2011 yang dinyatakan wajar tanpa pengecualian, namun ditemukan dugaan korupsi pengadaan Al Quran pada tahun yang sama, kata anggota Komisi XI Maruarar Sirait.

"Ada dispute (ketidaksesuaian) antara kasus dugaan suap proyek bernilai puluhan miliar ini dengan status audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Kemenag," kata Maruarar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, Komisi XI akan memanggil BPK guna memberikan penjelasan tentang hasil audit dan ketidaksesuaian yang terjadi.

Bila diperlukan, ujarnya, Komisi XI DPR akan mengeluarkan rekomendasi kepada BPK agar melakukan audit investigasi terhadap Kementerian Agama khusus tentang pengadaan Al Quran.

"Memang perlu diperdalam dengan audit investigasi. Rekomendasi bisa kami keluarkan agar BPK bisa melakukan audit investigasi," katanya.

"Untuk hal-hal seperti ini, sebaiknya audit investigasi tidak perlu menunggu adanya kasus terjadi. Kita akan dorong BPK agar bisa melakukan proses audit yang akuntabel," kata Maruarar menambahkan.

(zul)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga