Jakarta (ANTARA News) - Aksi beli saham-saham lapis kedua pada perdagangan Rabu di Bursa Efek Indonesia telah mengangkat indeks harga saham gabungan, meski tipis.

IHSG BEI ditutup naik 0,96 poin atau 0,02 persen ke posisi 4.081,83. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,63 poin (0,09 persen) ke level 697,01.

"IHSG pada perdagangan Rabu ini bergerak volatile (mudah berubah). Sempat menguat signifikan menembus 4.100 poin, akhirnya indeks BEI ditutup datar," kata analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono.

Ia menambahkan, pergerakan indeks kembali mendatar setelah sebagian investor mengambil untung. Aksi serupa juga terjadi di bursa-bursa lain di Asia.

Aksi itu, lanjut dia, dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri China yang memperingatkan tingkat pekerjaan serta outlook kinerja korporasi Asia yang melemah sebagai dampak dari krisis Eropa.

Ia memproyeksikan, indeks BEI akan bergerak "mixed" dengan kecenderungan melemah Kamis (19/7) di kisaran 4.067-4.100 poin.

Saham yang ditutup menguat antara lain United Tractor (UNTR) naik Rp750 ke Rp22.550, Colorpak Indonesia (CLPI) naik Rp100 ke Rp1.940, Harum Energy (HRUM) naik Rp200 ke Rp5.950.

Frekuensi transaksi mencapai 120.330 kali dengan volume mencapai 2,242 miliar lembar saham senilai Rp3,068 triliun. Sebanyak 96 saham menguat, 153 saham melemah, dan saham yang tidak bergerak harganya atau stagnan 98 saham.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 215,45 poin (1,11 persen) ke level 19.239,88, indeks Nikkei-225 turun 28,26 poin (0,32 persen) ke level 8.726,74 dan Straits Times menguat 2,41 poin (0,08 persen) ke level 3.017,21.

(KR-ZMF/S006)