Anas pantau harga sembako di Pasar Klender

Jumat, 20 Juli 2012 08:31 WIB | 2060 Views

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memantau harga berbagai jenis bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan di Pasar Klender, Jakarta Timur, Jumat.

Anas sedianya akan ditemani oleh Sekjen Partai Demokrat Edie Baskoro atau Ibas namun Ibas batal mendampingi Anas karena tidak enak badan.

Anas berdialog dengan masyarakat dan pedagang untuk menanyakan harga dan stok sembako.

Ulfa, salah seorang warga yang ditemui Anas mengeluhkan kenaikan harga sembako yang terjadi sejak beberapa minggu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Anas sempat berbelanja sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai, bumbu dan ayam potong. Dia juga melayani permintaan foto dari sejumlah warga. Ia tampak disambut meriah di pasar tersebut.

"Kenaikan harga wajar terjadi menjelang bulan puasa," kata Anas.

Pedagang ayam potong, Yuni, mengeluhkan kenaikan harga yang membuat daya beli masyarakat menjadi turun.

"Kalau sebelumnya ayam yang kecil harganya Rp15.000 sekarang jadi naik menjadi Rp18.000. Kalau ayam yang besar sebelumnya Rp17.000 jadi Rp23.000" jelas Yuni.

Dari pantauan ANTARA, harga sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik. Seperti harga daging yang naik dari Rp65.000 menjadi Rp80.000.

(T.I025)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar
CurrencyLastHighLow+/-
AUD/RP9,397.239,448.559,386.37-29.61
EUR/RP13,184.6013,193.4013,175.80-3.52
JPY/RP104.23104.50103.880.01
USD/RP9,870.009,870.009,870.000
SIN/RP7,848.287,869.567,838.93-16.26
Last Update: 19-06-2013 07:51

Gerindra: pemberian BLSM bersifat politis jelang pemilu

Gerindra: pemberian BLSM bersifat politis jelang pemiluFraksi Partai Gerindra menilai pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) untuk 15,5 juta rumah tangga ...

IKM siap hadapi Komunitas Ekonomi ASEAN 2015

IKM siap hadapi Komunitas Ekonomi ASEAN 2015Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah menyatakan IKM siap bersaing di ...