Yogyakarta (ANTARA News) - Tim mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan limbah tulang ikan tuna (Thunnus sp.) sebagai sumber pakan ayam kampung kaya kalsium.

"Dari segi kandungan nutrisi, tepung tulang banyak mengandung kalsium yang berperan dalam pembentukan tulang ternak," kata koordinator tim Bagoes Sadhewa Satria di Yogyakarta.

Kalsium bagi ternak, menurut mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mampu menjaga dari kekeroposan tulang.

Ia mengatakan cara pembuatan tepung tulang ikan tuna adalah membersihkan tulang ikan dan mengeringkannya kemudian tulang dihancurkan hingga menjadi tepung kasar.

Selanjutnya serpihan-serpihan tulang direndam dalam air kapur 10 persen selama semalam kemudian dicuci dengan air tawar. Hasil perendaman kemudian dikeringkan sampai kadar air 5 persen dan tepung tulang ikan tuna siap digunakan.

Menurut dia Yogyakarta selain dikenal sebagai tempat wisata budaya kini juga mulai berkembang bisnis wisata kuliner. Berbagai macam masakan mulai dari nabati sampai hewani baik darat maupun laut mudah dijumpai.

"Salah satunya adalah usaha makanan dari ikan tuna. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan produksi industri ikan tuna selalu naik setiap tahunnya," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan selama lima tahun terakhir kenaikan mencapai 5,94 persen. Di sisi lain saat ini harga pakan ternak ayam kampung sudah melonjak tinggi.

"Padahal ayam kampung merupakan hewan ternak yang paling digemari oleh sebagian besar masyarakat. Ayam kampung memiliki konsumen yang fanatik dan dilihat dari serapan pasar, kecenderungannya selalu kekurangan," katanya.

Anggota tim mahasiswa Fakultas MIPA UNY yang mengembangkan tulang ikan tuna untuk pakan ayam adalah Happy Susi Agustina dan Siti Fatonah.

(B015*H010/H008)