Kamis, 18 September 2014

Van Marwijk ksatria

Kamis, 14 Juni 2012 10:53 WIB | 2.186 Views
Van Marwijk ksatria
Gelandang Belanda Wesley Sneijder melompat kearah pelatihnya Bert van Marwijk saat timnya menghadapi Jerman dalam penyisihan Grup B di Stadion Metalist, Kharkiv (13/6) . Pertandingan ini berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk Jerman. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Kharkiv (ANTARA News) - Pelatih timnas Belanda Bert van Marwijk menunjukkan sikap ksatria ketika tim asuhannya menelan kekalahan 1-2 dari seteru lawasnya Jerman dalam laga Piala Eropa 2012 di grup B pada Rabu waktu setempat.

Van Marwijk memilih bersikap ksatria di tengah kecaman bahwa lini pertahanan dan lini gelandang tim Oranje "kurang menunjukkan greget, inisiatif dan keberanian"  ketika melawan Der Panzer, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Dua gol Jerman yang dicetak Mario Gomez memberi angin segar bagi penampilan Jerman, setelah itu pemain depan Robin van Persie menyarangkan satu gol balasan. Ini gol perdana yang dijaringkan timnas Belanda selama perhelatan Piala Eropa 2012.

"Kami kalah dari sebuah tim yang tampil luar biasa. Jika anda ingin mengalahkan Jerman maka anda perlu memiliki sederet nama pemain andal," kata Van Marwijk. "Di awal pertandingan, kami tampil baik, setelah itu lini pertahanan kami porak poranda."

"Di lini depan, Van Persie tampil oke tetapi pemain sayap kami kurang memiliki daya terobos trengginas untuk mengancam lini pertahanan mereka. Kami kurang memiliki kecepatan," katanya.

Pemain sayap Belanda Arjen Robben, ketika menghadapi rekan satu timnya di Bayern Munich yang membela timnas Jerman, justru tidak menunjukkan penampilan memuaskan.

"Tidak ada kekompakan antar lini. Ada jurang dan kami tidak saling terhubung. Kenyataan ini sangat menyulitkan untuk melakukan penguasaan bola...Singkatnya, kami kurang siap sebagai sebuah tim tidak seperti penampilan kami dua tahun lalu. Tidak ada yang perlu disalahkan. Kami telah gagal sebagai sebuah tim," katanya.

Boleh dibilang tim asuhan Van Marwijk kini berada di ambang kritis. Kegagalan ini pernah dialami Van Marwijk ketika digelar Piala Dunia 2010. Belanda bertekuk lutut di bawah Spanyol.

"Kami jelas kecewa dengan kekalahan ini. Padahal kami telah tampil baik di awal pertandingan. Gol Jerman sedikit banyak tidak memengaruhi semangat pemain kami," katanya.

"Ketika anda kalah maka anda harus lebih tampil lebih berani menyerang. Hari ini, kami tampil tidak terlalu kuat atau tidak terlalu kokoh di lini pertahanan...kami tidak cukup punya daya untuk meladeni duel satu lawan satu di lini tengah," kata Marwijk.

Belanda harus mengalahkan Portugal di Kharkiv pada Minggu untuk bisa membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
(A024)   

Penerjemah: AA Ariwibowo

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga