Rabu, 22 Oktober 2014

Tari Mandau memukau Brussel

| 4.367 Views
id tari mandai, kbri brussel, diplomasi budaya, diplomasi kebudayaan
London (ANTARA News) - Tari Balian Bulat, tari Bagondang dan tari Mandau dari Kalimantan memukai pengunjung "Wonderful Indonesia" di Place Dumon, Brussel.

Acara ini diadakan KBRI Brusel bekerjasama dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kota Woluwe-Saint-Pierre, Brussel.

Duta Besar RI di Brusel Arif Havas Oegroseno mengatakan "Wonderful Indonesia" bertujuan memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Kalimantan, kepada masyarakat Belgia.

"Wonderful Indonesia" dibuka bersama Dubes, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Teras Narang dan Deputy-Mayor Woluwe-Saint-Pierre Carla Dejonghe.

Hujan sejak pagi hari yang membasahi kota Brussels tidak menghalangi ratusan orang untuk menghadiri acara promosi terpadu seni, budaya, kuliner, pariwisata dan produk Indonesia ini. 

Teras Narang menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan "Wonderful Indonesia" dan berharap masyarakat Belgia mengenal Kalimantan Tengah melalui penampilan kesenian Kalimantan Tengah.

Sebelum berkunjung ke Indonesia, para pengunjung "Wonderful Indonesia" dapat mengenal keindahan Indonesia melalui pertunjukan seni dari berbagai daerah di Indonesia serta sajian kuliner, kerajinan tangan, kain tradisional, produk makanan dan furnitur khas Indonesia.

Pengunjung asing yang merencanakan liburan ke Indonesia mendapat berbagai informasi yang disediakan biro perjalanan dan maskapai penerbangan yang ikut dalam Wonderful Indonesia".

Di antara penampilan dalam acara ini  adalah tari Rangda  yang sempat membuat penonton terkejut karena yang memainkannya orang Belgia. Eric van Loock menjadi orang Belgia pertama yang menarikan Rangda untuk publik setempat.

Highlight lain dari acara "Wonderful Indonesia" ini adalah angklung interaktif dimana pengunjung berkesempatan belajar memainkan instrumen musik dari bambu itu di bawah bimbingan staf KBRI Brussel.

Pengunjung juga menikmati kuliner Indonesia seperti sate, nasi goreng, bakmi goreng, rendang, dan nasi rames yang diserbu pengunjung hingga membentuk antrian panjang.

(ZG)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga