DKPP minta keterangan Panwaslu DKI

Selasa, 3 Juli 2012 11:31 WIB | 1096 Views

DKPP minta keterangan Panwaslu DKI

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie (kanan) bersama Anggota DKPP Nur Hidayat Sardini (kiri) (ANTARA/Dhoni Setiawan)

Jakarta (ANTARA News) - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kedua dengan agenda meminta keterangan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh KPU DKI.

"Masih ada keterangan yang kami anggap kurang terutama dari Panwaslu sebagai pengawas Pilkada DKI," kata Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie dalam persidangan yang digelar di Kantor KPU pusat, di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, Jimly mengatakan pada sidang Selasa ini akan dibacakan putusan terkait kasus tersebut. Namun, rencana tersebut ditunda karena DKPP masih membutuhkan keterangan tambahan.

"Kami sudah mengadakan rapat internal dan memutuskan tidak jadi membacakan putusan seperti yang direncanakan semula," kata Jimly.

Hadir dalam sidang kedua DKPP ini tiga perwakilan Koalisi Tim Advokasi calon gubernur-wagub sebagai pihak penggugat, Ketua KPU DKI Jakarta Dahliah Umar, Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah, dan mantan Ketua KPU DKI Jakarta Juri Ardianto.

KPU DKI Jakarta dilaporkan ke DKPP atas dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu terkait penetapan daftar pemilih tetap (DPT).

Sebagai pihak pelapor yakni tim advokasi dari empat pasangan cagub dan cawagub yakni Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Alex Noerdin-Nono sampono, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, dan Hendardji Soepandji-Riza Patria.

(Feb)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Singkawang miliki sekolah alam

Singkawang miliki sekolah alamPemerintah Kota Singkawang, Kalbar, memiliki satu sekolah negeri yang mengembangkan metode pendidikan dengan berbasis ...

Menteri: Kuota polwan diharapkan minimal 30 persen

Menteri: Kuota polwan diharapkan minimal 30 persenMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengharapkan, kuota polisi wanita ...

Buku "Di Balik Layar" KAA 1955 diluncurkan

Buku Buku yang mengupas pelaku sejarah pada Konferensi Asia Afrika, "Di Balik Layar" diluncurkan pada rangkaian peringatan ...