Jumat, 31 Oktober 2014

Bursa Ketum APJII kian ketat

| 3.157 Views
id pemilihan ketua umum, apjii, asosiasi pengusaha jasa internet indonesia, bursa ketua umum
Bursa Ketum APJII kian ketat
Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)
Bali (ANTARA News) - Bursa pencalonan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2012-2015 semakin ketat dengan banyaknya pengusaha penyelenggara jasa Internet (ISP) yang mengajukan diri sebagai calon.

"Jumlah calon formatur tunggal terus bertambah, terakhir ada enam calon yaitu Semmy Pangerapan, Sapto Anggoro, Irvan Nasrun, Aditya Wisnu Sasmita, Benyamin Naibaho, dan terakhir Dwi Cahyoko," ujar Stering Committe Musyawarah Nasional APJII Freddie Pinontoan di Bali pada Kamis (5/7).

Kepengurusan APJII periode 2009-2012 berhasil meningkatkan kas asosiasi menjadi Rp10 miliar, sedangkan kepengurusan periode sebelumnya, 2006 - 2009, hanya Rp. 1.2 miliar dengan utang pajak Rp1.4 miliar. 

Munas APJII kali ini menggunakan model formatur tunggal dengan sistem pemilihan voting tertutup, jadi satu perusahaan ISP memiliki hak satu suara. Jika belum ada calon yang memenuhi suara 50 persen plus satu, maka proses pemilihan akan berlangsung dua putaran.

"Model ini memiliki keuntungan, calon terpilih akan memiliki hak untuk membentuk susunan kepengurusanya sendiri," katannya.

Konsep itu baru dilakukan dalam Munas kali ini, biasanya menggunakan model lima formatur. Kerugian model formatur tunggal, calon yang kalah bisa menjadi oposisi. Jika ada salah satu dari lima formatur yang mengundurkan diri dari kepengurusan, maka penggantinya harus dipilih melalui Munas.

"Lima nama itu pasti menjadi pengurus, siapa yang memiliki suara terbanyak maka akan menjadi ketua umum, diikuti bawahnya wakil ketua umum dan jabatan fungsional lainnya," katanya.

(adm).

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga