Rabu, 1 Oktober 2014

Kemdikbud canangkan sekolah bersih dan sehat

Jumat, 6 Juli 2012 12:17 WIB | 3.301 Views
Kemdikbud canangkan sekolah bersih dan sehat
Ilustrasi sekolah (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
Sekolah yang dijadikan prototipe (percontohan) bukanlah sekolah yang sudah bagus, melainkan sekolah `kumuh` agar hasilnya lebih terlihat
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggalakkan program pengembangan sekolah bersih dan sehat melalui pencanangan satu prototipe sekolah yang bersih dan sehat per satu kabupaten di seluruh Indonesia.

"Sekolah yang dijadikan prototipe (percontohan) bukanlah sekolah yang sudah bagus, melainkan sekolah `kumuh` agar hasilnya lebih terlihat," kata Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik Kemdikbud, Elvira, saat acara Pelatihan perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Jakarta, Jumat.

Elvira mengatakan program itu dilaksanakan sejak Wakil Presiden Boediono mencanangkan gerakan nasional bersih dan sehat. Dari program itu juga diharapkan tercipta anak-anak yang bisa menyerap pelajaran dengan baik.

Setiap tahunnya, Kemdikbud menargetkan sebanyak 538 sekolah percontohan yang bersih dan sehat di seluruh Indonesia.

Program itu bekerja sama dengan beberapa kementerian seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan dokter kecil, terutama di sekolah dasar, juga menjadi salah satu program yang bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat seperi puskesmas. Dokter kecil, kata dia, biasanya dipilih oleh guru pembina.

Kerja sama dengan kementerian lingkungan hidup dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang tak hanya bersih tapi juga sehat guna meningkatkan prestasi belajar.

"Program ini ingin menciptakan sekolah yang sehat dengan lingkungan yang juga sehat," katanya.

Sedangkan kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dilakukan dengan program jamban sehat, murah, dan higienis.

"Karena untuk sehat tidak harus mahal, jadi kerja sama dengan PU untuk pengadaan jamban yang sehat," katanya.

Indikator kesuksesan sekolah yang telah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilihat melalui pengadaan jamban yang jumlahnya sesuai dengan jumlah murid, serta tingkat kehadiran siswa berdasarkan gangguan kesehatannya.
(ANT-SDP44)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga