Kamis, 18 September 2014

Arus penyebrangan di Bakauheni lancar

Sabtu, 7 Juli 2012 10:08 WIB | 3.045 Views
Arus penyebrangan di Bakauheni lancar
Sejumlah pengendara motor dan mobil memadati kapal Ferry tujuan pelabuhan Bakauheni, di Pelabuhan Merak, Banten (FOTO ANTARA/Aldino Anatusa/Koz/Spt/11.)
Bandarlampung (ANTARA News) - Arus penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan kembali normal setelah sebelumnya terjadi kemacetan sepanjang tujuh kilometer.

"Kemarin malam merupakan puncak arus penumpang yang habis liburan," kata Manajer Operasi ASDP Pelabuhan Bakauheni Heru Purwanto saat dikonfirmasi di Bandarlampung, Sabtu.

Menurutnya, seminggu terakhir, penumpang yang masuk ke pelabuhan Bakauheni mencapai lima ribu penumpang.

"Semalam hingga pukul 04.00 WIB, arus penumpang liburan dari Merak benar-benar habis," ujarnya.

Mengantisipasi ledakan arus balik penumpang penumpang pihak ASDP mengerahkan sebanyak 27 unit kapal Roro untuk mengangkut penumpang tersebut.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kemacetan tersebut lebih disebabkan karena sistem operasi yang digunakan di pelabuhan menggunakan sistem buka tutup agar penumpang yang menggunakan kendaraan dapat ditertibkan sehingga di dalam sudah dalam kondisi yang rapih.

Sebelumnya, diberitakan telah terjadi kemacetan panjang kendaraan sepanjang Jalinsum yang akan keluar maupun masuk di pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan.

Akibat kemacetan tersebut, sejumlah kendaraan terpaksa dialihkan melintasi jalan lintas pantai timur (Jalinpantim) dari arah Bakauheni menuju Bandarlampung.

Detti Febrina, salah satu penumpang penyebrangan mengaku travel yang digunakannya sempat putar arah karena berjam-jam sejumlah kendaraan mengalami kemacetan.

"Konsekwensinya, kami penumpang travel dikenakan tambahan ongkos dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu sampai ke Bandarlampung," kata Detti.

Perjalanan yang semestinya hanya dapat ditempuh selama 2,5 jam dari Bakauheni ke Bandarlampung, karena lintas yang berbeda akhirnya dia dan keluarganya baru tiba pukul 03.40 WIB.

"Di Jalinpantim itu sangat rawat, sempat kendaraan kami akan dirampok oleh sekelompok orang tak dikenal, namun, pak sopir menambah kecepatan hingga kami benar-benar lolos dari pengejaran sekelompok orang yang tak dikenal itu yang menggunakan motor," kata dia.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga