Sabtu, 26 Juli 2014

Serena sabet gelar Wimbledon kelima

Minggu, 8 Juli 2012 00:37 WIB | 5.093 Views
Serena sabet gelar Wimbledon kelima
Petenis AS Serena Williams (REUTERS/Danny Moloshok)
London (ANTARA News) - Serena Williams menjuarai Wimbledon untuk kelima kalinya, Sabtu, setelah petenis Amerika Serikat itu mengatasi kebangkitan unggulan ketiga asal Polandia Agnieszka Radwanska, untuk merebut kemenangan 6-1, 5-7, 6-2 pada final yang dramatis.

Serena, yang mengantongi cek senilai 1,15 juta poundsterling (1 juta dolar AS), adalah wanita pertama berusia 30 tahun yang menjuarai Wimbledon sejak Martina Navratilova pada 1990 dan dia perlu mengumpulkan seluruh pengalamannya untuk mengatasi kebangkitan dari Radwanska, lapor AFP.

Setelah secara keseluruhan kalah unggul selama set pertama dan separuh pertandingan final Grand Slam pertamanya, Radwanska kemudian membuat Serena terdesak, sebelum unggulan keenam itu akhirnya bisa memulihkan ketenangannya dan merebut kembali Venus Rosewater Dish setelah pertandingan selama dua jam di Lapangan Utama.

Williams kini menyamai pencapaian saudaranya, Venus, yang merebut lima gelar di All England Club, tapi yang lebih berarti, gelar Grand Slam ke-14 petenis berusia 30 tahun itu merupakan gelar pertamanya sejak kemenangan terakhirnya di Wimbledon pada 2010.

Disemangati dengan kenangan mengecewakan tersingkir di babak pertama Prancis Terbuka melawan Virginie Razzano bulan lalu dan sakit serius 18 bulan lalu, Serena bertekad untuk memantapkan kembali keunggulannya dan ternyata berhasil.

Radwanska terlihat sangat terpengaruh dengan sakit pernapasan atas selama beberapa hari ini, yang membuat dia mundur dari nomor ganda dan membatalkan kehadiran dalam jumpa pers pra-pertandingan.

Petenis 23 tahun, yang menjadi petenis Polandia pertama yang mencapai final Grand Slam dalam 73 tahun, cukup pulih untuk bermain, tapi sepertinya dia akan berharap kembali ke tempat tidur pada set pertama.

Serena melepaskan "ace" pertama dari 17 "ace" dia untuk merebut game pertama dan dia sama bertenaganya dalam "groundstrokes", mengkonversi "break point" ketiga untuk unggul 2-0.

Dia mencuri poin servis lagi pada game keempat, meskipun teriakan simpati membahana di Lapangan Utama saat Radwanska akhirnya meraih angka pertamanya, itu tidak lama sebelum Williams menyelesaikan set itu hanya dalam waktu 36 menit.

Setelah tampil kurang bagus pada set pertama, penundaan singkat akibat hujan memberi kesempatan Radwanska untuk menyusun kembali permainannya, namun harapannya untuk bangkit dipadamkan saat Serena mencuri poin servis pada game ketiga set kedua.

Namun kemudian Radwanska terus berjuang dan akhirnya dia berhasil mengkonversi "break point" pertamanya untuk menyamakan kedudukan pada game kedelapan.

Serena terlihat penasaran dengan perubahan petenis Polandia tersebut dan akhirnya dia menyerah pada set kedua tersebut dengan serangkaian kesalahan saat kedudukan 5-6.

Setelah sekian lama mengendalikan permainan, Williams kini terpaksa harus bertarung memenangi setiap poin dalam pertandingan itu.

Dia melepaskan empat "ace" beruntun untuk menghasilkan angka dari servisnya dan meningkatkan kekuatannya untuk mendaratkan "break" penting untuk unggul 3-2.

Saat dia berhasil mencuri poin servis lagi dengan sebuah "drop-shot", Serena meninjukan kepalan tangannya ke udara seolah gelar sudah menjadi miliknya.

Beberapa saat kemudian gelar itu ternyata memang menjadi miliknya, dan dia segera memanjat ke tribun pemain untuk merayakan kemenangan bersama Venus dan keluarga dia lainnya. (I015)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga