Rabu, 22 Oktober 2014

Bank umum dimungkinkan menjadi anggota bursa

| 1.952 Views
id ruu pasar modal, undang-undang, bank umum, anggota bursa
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan memperluas keanggotaan bursa sehingga memungkinkan bank umum berpartisipasi dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan telah diperdagangkannya surat utang negara (SUN) di BEI melalui mekanisme transaksi bursa, maka dibutuhkan instrastruktur hukum yang memungkinkan bank umum berpartisipasi dalam perdagangan dengan menjadi anggota bursa, kata Kepala Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Bepepam-LK Robinson Simbolon, Senin.

"Bank umum yang menjadi anggota bursa hanya dapat bertransaksi di pasar obligasi saja," kata Simbolon dalam pemaparan Rancangan Undang-undang tentang Pasar Modal di Jakarta.

Ia mengemukakan, sejak Undang-Undang Pasar Modal diresmikan pada tahun 1995, surat berharga negara (SBN) merupakan efek yang dikecualikan dari ketentuan aturan pasar modal dan ditransaksikan di luar bursa (over the counter).

Kemudian, lanjut dia, terbit UU Nomor 24/2002, pemerintah menetapkan SUN dapat diperdagangkan di Bursa atau pun di luar bursa. Peraturan itu juga menyebutkan, pelaku perdagangan SUN dapat dilakukan bank umum dan perusahaan efek.

Dikemukakan dia, dengan menjadikan bank umum sebagai anggota bursa maka proses "settlement" terhadap transaksi di pasar obligasi menjadi semakin likuid.

Dalam rancangan UU Pasar Modal itu, akan memuat penguatan kewenangan pengawas pasar modal dengan meminta Pengadilan Negeri agar pihak BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), atau perusahan efek dapat melarang pihak yang pernah dikenakan sanksi di bidang jasa keuangan melakukan kegiatan di pasar modal dan melarang suatu pihak menjadi pengendali perusahaan efek atau pemeringkat.

(.KR-ZMF/B012)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga